Berita Internasional Terkini

Pilek & Sakit Kepala, Peneliti Ungkap Gejala Covid-19 yang Diduga Terkait Varian Delta/Varian India

Peneliti Inggris mengungkap sejumlah gejala covid-19 yang berkaitan dengan varian Delta/varian India

Editor: Doan Pardede
Freepik.com
Ilustrasi virus Corona atau covid-19 

Kini Pemerintah Kabupaten Kudus menerapkan kebijakan satu minggu di rumah saja demi mencegah Covid-19 varian India menyebar.

Bupati Kudus, Hartopo menyampaikan, kebijakan yang diberlakukan tersebut telah melalui serangkaian pertimbangan.

Gerakan itu dijadwalkan dimulai hari ini, Senin (14/6/2021) hingga Minggu (20/6/2021).

Meski begitu, bukan tidak mungkin kebijakan akan diperpanjang seiring melihat perkembangan kasus Covid-19.

Soal masuknya Covid-19 varian India, Hartopo menyebut Pemkab masih belum mengetahui bagaimana virus tersebut bisa masuk ke Kudus.

Ia kemudian menegaskan kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan demi menjaga diri sendiri dan orang lain.

Sebelumnya, kabar soal masuknya Covid-19 varian India sudah disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Ia menyebut, varian baru ini menjadi faktor penyebab cepatnya penyebaran Covid-19 di wilayahnya,

Untuk itu, Ganjar mengusulkan penerapan gerakan lima hari di rumah saja di Kabupaten Kudus untuk membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Ganjar berharap, selama lima hari tersebut para orangtua atau lansia hingga anak-anak tidak bepergian. Perkantoran juga diminta memperbanyak persentase karyawan untuk Work From Home (WFH).(*)

(*)

Berita Internasional Terkini Lainnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sakit Kepala dan Pilek, Gejala Covid-19 yang Berkaitan dengan Varian Delta atau Varian India

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved