Sabtu, 25 April 2026

Virusu Corona di Bontang

Lonjakan Kasus Covid-19 di Bontang Capai 30 Orang per Harinya, PPKM Mikro Bakal Diperketat

Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi dalam sepekan terakhir ini kian mengkhawatirkan publik Bontang.

Penulis: Ismail Usman |
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Rapat evaluasi PPKM Mikro beberapa waktu lalu di Gedung Pendopo Rujab Walikota Bontang. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi dalam sepekan terakhir ini kian mengkhawatirkan publik Bontang.

Ledakan kasus belakangan ini mengharuskan Tim Satgas mengambil langkah antisipasi.

Bahkan Walikota Bontang, Basri Rase juga menginstruksikan tim untuk segera menggelar rapat koordinasi dan evaluasi.

Sebab rata-rata tambahan kasus dalam sepekan ini mencapai 30 hingga 40 per harinya.

Bahkan Pemkot Bontang juga membatalkan rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Juli mendatang.

Baca juga: Pemkot Bontang Batalkan Banyak Kegiatan Akibat Pandemi, Silpa 2020 Meningkat

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Bahaudin menjelaskan, meski jumlah kasus aktif ini masih tidak terlalu terbilang tinggi.

Namun perlu diwaspadai lantaran jumlah tambahan kasus rata-rata harian selalu mencapai puluhan.

Sehingga untuk mengantisipasi itu perlu dilakukan kembali rapat evaluasi PPKM Mikro.

"Jangan lihat total kasusnya. Yang harus diperhatikan itu rata-rata tambahan kasus per harinya. Karena bahaya ini," ujar Bahauddin, Selasa (22/6/2021).

Ia juga menuturkan ledakan kasus belakangan ini sama seperti lonjakan awal merebaknya kasus Covid-19 di Bontang.

Kemungkinan aturan PPKM Mikro ini akan diusulkan agar diperketat kembali.

Baca juga: Update Kasus Covid-19 Bontang, Tambah Lagi 38 Orang, Dinkes Minta Warga Segera Divaksin

Rencana ini sebagai langkah antisipasi dari Tim Satgas Covid-19.

Hal ini salah satu permintaan Walikota Bontang yang meminta agar Tim Satgas segera melakukan evaluasi.

"Yang jelas kita evaluasi dulu lah. Kami usulin perketat. Soal aturan yang diperketat belum diputuskan," bebernya.

Terpisah, Walikota Bontang Basri Rase telah memerintahkan agar segera melakukan evaluasi.

Ia juga meminta pengawasan terhadap prokes lebih diperketat kembali, khususnya di tempat-tempat wisata dan beberapa lokasi yang ramai dikunjungi warga.

"Sudah kami minta evaluasi. Saya sudah koordinasikan itu. Apa lagi ini juga sesuai arahan pemerintah pusat," ujar Basri Rase.

Selain itu ia mengimbau masyarakat segera ikut vaksinisasi.

Sebab ini salah satu cara antisipasi mencegah virus berbahaya ini masuk dalam tubuh.

Mengenai banyak informasi tentang bahaya vaksin itu hanya hoax.  Masyarakat harus lebih cerdas memilih informasi terpercaya.

"Jangan percaya hoax lah. Ayo kita sama-sama sukseskan vaksin biar corona cepat hilang," ucapnya.

Berita tentang Bontang

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved