Berita Nasional Terkini
Respon King of Lip Service Oleh BEM UI, Rocky Gerung Minta Rektor UI Tak Mimpi Jadi Menteri Jokowi
Respon King of Lip Service Oleh BEM UI, Rocky Gerung minta Rektor UI tak mimpi jadi Menteri Jokowi
TRIBUNKALTIM.CO - Pengamat Politik Rocky Gerung angkat suara terkait gelar King of Lip Service yang disematkan BEM UI kepada Presiden Joko Widodo ( Jokowi).
Diketahui, unggahan Badan eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia ( BEM UI) terkait Jokowi viral di media sosial.
Akibatnya, Rektor UI pun memanggil Pengurus BEM UI dan meminta mereka menghapus postingan Instagram, tersebut.
Pemanggilan BEM UI oleh rektorat ini pun menuai pro dan kontra.
Rocky Gerung misalnya, menyayangkan aksi pemanggilan mahasiswa oleh rektorat, tersebut.
Rocky Gerung bahkan meminta Rektor UI tak bermimpin untuk menjadi Menteri Jokowi.
Baca juga: Terungkap, Alasan Universitas Indonesia Panggil BEM UI Usai Poster Jokowi King of Lip Service, Viral
Sebelumnya, Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra membeberkan hasil pertemuan dengan rektorat UI.
Leon Alvinda Putra juga menyebut soal unggahan Jubir Jokowi Fadjroel Rachman yang turut disinggung oleh rektorat UI.
Pengamat politik Rocky Gerung ikut menanggapi pemanggilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) oleh Rektorat UI setelah mengkritik Presiden Joko Widodo ( Jokowi).
Menurut Rocky Gerung, pemanggilan tersebut terkesan memaksakan diri.
Padahal, para mahasiswa tersebut satu nafas dengan para civitas akademika UI yang terkenal kritis, seperti Emil Salim dan Faisal Basri.
"Mereka memaksakan diri untuk memanggil anak-anak muda yang memberi kritik pada kekuasaan,"
"Sebenarnya mahasiswi ini ada di belakang tokoh UI yang kritis seperti Emil Salim dan Faisal Basri."
"Mereka ini satu nafas, kenapa mereka nggak dipanggil? kan mereka satu citivas akademika," ungkap Rocky, dikutip dari kanal Youtube, Rocky Gerung Official, Selasa (29/6/2021).
Rocky menilai, tindakan dari BEM UI yang mengkritik Presiden Jokowi dengan menjuluki 'The King of Lip Service' sudah benar.