Breaking News:

Virus Corona di Berau

Tepian Teratai dan Ahmad Yani di Berau Dipasang Garis Pembatas untuk Tekan Kasus Covid-19

Pemasangan garis pembatasan telah dilakukan Satgas Covid-19 Kabupaten, Rabu (30/6/2021) kemarin.

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Pemasangan garis pembatas penerapan surat edaran terbaru untuk menekan angka Covid-19 di Berau, Rabu (30/6/2021) kemarin sore. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Pemasangan garis pembatasan telah dilakukan Satgas Covid-19 Kabupaten, Rabu (30/6/2021) kemarin.

Hal itu merupakan implementasi dari Surat Edaran terbaru yakni No 300/042/bpbd/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Kampung dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Berau.

Sekretariat Satgas Covid-19 Berau, Novian Hidayat dalam kegiatan itu menjelaskan pemasangan tersebut menjadi sosialisasi awal untuk penerapan edaran yang diberlakukan.

“Memang di edaran tersebut harusnya di berlakukan kemarin, tapi kami mencoba melakukan sosialisasinya terlebih dahulu,” ucapnya.

Novian Hidayat menjelaskan pemasangan garis batas itu berlaku di dua tepian di Berau, termasuk Tepian Teratai dan Tepian Ahmad Yani.

Baca juga: Bupati Berau Sri Juniarsih Ingatkan Aturan Baru soal Covid-19 Kepada Pelaku UMKM

Kendati pembatasan untuk duduk di sekitar tepian dibatasi, namun pedagang masih boleh menggelar meja sebanyak 25 persen dari biasanya.

“Ya kita coba untuk antisipasi dengan pemasangan tali batas, awalnya kan ketua Satgas, yakni Bupati Berau menginginkan seperti adanya police line,” jelasnya.

Sementara itu para pedagang yang berada di sekitaran tepian Ahmad Yani dan tepian Teratai Teratai harus sudah meninggalkan lokasi pada pukul 21.00 WITA.

“Lebih baik masyarakat take away dan mengihindari duduk di tempat,” ujarnya menyarankan.

Novian menjelaskan, jika ada masyarakat melanggar aturan bisa dikenakan sanksi sebesar Rp 150 ribu jika tidak mengenakan masker.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved