Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Update Harga Kebutuhan Pokok di Kutai Timur, Cabai Lokal Naik Jadi Rp 65 Ribu/Kg

Kebutuhan pokok di Kutai Timur mengalami naik-turun harga, sesuai dengan kondisi pasokan penyedia dan permintaan yang ada di pasar.

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Kegiatan jual beli di salah satu lapak pedagang sembako Pasar Induk Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur.Kebutuhan pokok di Kutai Timur mengalami naik-turun harga, sesuai dengan kondisi pasokan penyedia dan permintaan yang ada di pasar. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Kebutuhan pokok di Kutai Timur mengalami naik-turun harga, sesuai dengan kondisi pasokan penyedia dan permintaan yang ada di pasar.

Berdasarkan data mingguan yang dihimpun oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Induk Sangatta Utara, peningkatan harga signifikan terjadi pada komoditas cabai.

Cabai lokal yang pada minggu sebelumnya bernilai Rp 48.000 per kilogram, kini meningkat menjadi Rp 65.000 per kilogram.

Sama halnya dengan cabai merah besar yang semula Rp 35.000 per kilogram, meningkat menjadi Rp 45.000 per kilogram.

Baca juga: Harga Sembako di Tana Tidung, Cabai Rawit Semakin Mahal, Stok Bergantung dari Luar Daerah

Berbanding terbalik dengan harga cabai lokal yang justru mengalami peningkatan, komoditas bawang justru mengalami penurunan.

Bawang merah yang semula Rp 33.000 per kilogram, alami penurunan sebesar Rp 3.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram.

Begitu pula dengan bawang putih yang mengalami penurunan harga sebanyak Rp 2.000, dari semula Rp 30.000 per kilogram menjadi Rp 28.000 per kilogram.

Kepala UPT Pasar Induk Sangatta Utara, Bohari memperkirakan, kenaikan harga yang terjadi pada komoditas cabai disebabkan oleh cuaca penghujan beberapa hari terkahir.

"Memang ada kenaikan harga cabai. sepertinya pengaruh cuaca penghujan beberapa hari ini," ucapnya, Jumat (2/7/2021).

Buruknya cuaca menyebabkan petani mengalami gagal panen sehingga pasokan cabai mengalami penurunan kuantitas.

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Pasar Imbayut Taka KTT Meroket, Kini Capai Rp 130 Ribu/Kg

Padahal kebutuhan masyarakat terhadap komoditas cabai senantiasa tinggi sehingga sedikit saja pasokan cabai mengalami penurunan, dapat berpengaruh pada kenaikan harga.

"Permintaan pasar terhadap komoditas cabai kan tinggi terus, jadi kalau berkurang sedikit saja pasokan (cabai) ya harganya bisa naik," tutupnya. (*)

Berita tentang Kutim

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved