Berita Berau Terkini
Jumlah PKH Berau Bertambah di 2021, Dinsos Beber akan Ada Bantuan Tambahan Beras 10 Kg
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) di Berau kini berjumlah 3.224 penerima.
Penulis: Renata Andini Pengesti |
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) di Berau kini berjumlah 3.224 penerima.
Sebelumnya melalui data Dinas Sosial, total PKH mencapai 2.828 dengan penurunan sebanyak 379 dari total 3.019 di 2020 kemarin.
Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Keluarga Dinsos, Slamet Hariadi mengatakan, pihaknya memang menyayangkan adanya penambahan kembali di tengah pandemi Covid-19.
Lantaran pihaknya bertujuan untuk mengurangi jumlah PKH yang ada di Berau.
"Ya kemarin itu adanya jumlah pengurangan dilakukan setelah adanya verifikasi dari pusat hingga terciptanya jumlah komponen yang eligible, tapi sekarang naik lagi,” jelasnya kepada TribunKaltim.co, Rabu (14/7/2021).
Baca juga: Siapkan KTP, Cek Bansos PKH di https://cekbansos.kemensos.go.id & Daftar Bansos Cair Bulan Juli 2021
Biasanya, pengurangan terjadi lantaran pihak penerima juga mengundurkan diri dengan menyatakan bahwa pihak PKH telah mampu dan melemparkan bantuan pada yang lebih membutuhkan.
Pasalnya, tidak sedikit PKH juga banyak yang berasal dari status ekonomi yang sebenarnya sudah berkecukupan.
Waktu itu, sempat ada PKH yang memperjualbelikan beras bantuan melalui Facebook.
“Jadi kami ini sebenarnya juga punya kecurigaan, terhadap PKH yang menerima bantuan,” ucapnya.
Sementara itu, Slamet membeberkan dari rakor bersama dengan pusat, bahwa akan ada penambahan bantuan beras sebanyak 10 kilogram per masing-masing PKH, namun tindak lanjutnya belum ada info lagi.
“Ada lagi wacana bantuan tambahan beras 10 kg, tapi masih belum tahu kapan,” bebernya.
Baca juga: CEK BANSOS PKH di https://cekbansos.kemensos.go.id & Daftar Bansos Cair Bulan Juli 2021, Siapkan KTP
Sejauh ini, dari pemerintah pusat juga memiliki target untuk menekan jumlah penerima PKH atau menargetkan mereka untuk lulus menjadi keluarga yang sejahtera.
Mereka bekerja menurunkan angka kemiskinan menjadi sembilan persen sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional 2019-2024.
“Ya penambahan PKH juga kan di tengah pandemi memang rawan sekali ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Biasanya, PKH yang lulus itu termasuk yang sejahtera, sebab tahu mengelola bagaimana bantuan sosial yang diberikan, seperti menjadian modal usaha agar perputaran dana tetap berjalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pemberian-bantuan-beras-di-2020-lalu-kepada-program-keluarga-harapan-pkh-berau.jpg)