Virus Corona
Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Ini Persiapan dan Panduan saat Isolasi Mandiri di Rumah
Apabila tubuh mulai merasakan gejala Covid-19, sebaiknya atur jadwal untuk tes PCR di fasilitas kesehatan terdekat dan melakukan isolasi mandiri.
TRIBUNKALTIM.CO - Penyebaran virus Corona di tanah air terus mengalami penambahan jumlah kasus.
Penyebaran Covid-19 ini hampir terjadi diseluruh provinsi di Indonesia.
Semakin bertambahnya kasus Covid-19 di Indonesia membuat kita harus melindungi diri sendiri.
Tak hanya menjangkiti orang dewasa atau orang tua, Covid-19 varian baru juga tak pandang umur dan bisa menjangkiti balita dan anak-anak.
Tingkatan gejala pasien Covid-19 pun dibagi dalam 4 tingkatan.
Mulai dari pasien tanpa gejala, ringan, sedang hingga berat.
Baca juga: Cara Menjalankan Isolasi Mandiri di Rumah bagi Pasien Covid-19, Siapkan 5 Hal Ini
Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah memperketat protokol kesehatan dan mendapatkan dosis vaksin.
Namun apabila terinfeksi, perlu dilakukan isolasi mandiri.
Apabila tubuh mulai merasakan gejala Covid-19, sebaiknya atur jadwal untuk tes PCR di fasilitas kesehatan terdekat dan melakukan isolasi mandiri.
Dilansir dari Tribunnews.com dengan judul artikel Cara Isolasi Mandiri di Rumah, Mulai dari Persiapan hingga Saat Isolasi, umumnya, isolasi mandiri berlangsung selama 10-14 hari setelah seseorang terkonfirmasi positif.
Namun, jika gejalanya menetap, maka durasi isolasi mandiri bisa lebih lama.
Berikut Tribunnews rangkum dari covid19.go.id, cara isolasi mandiri di rumah:
Persiapan Isolasi Mandiri
1. Menyiapkan stok obat-obatan dasar seperti vitamin C, D, ZN (zinc) atau jenis obat-obatan lain sesuai anjuran dokter.
2. Mempersiapkan alat-alat kesehatan dasar seperti thermometer atau alat pengukur suhu badan dan oxymeter yang mengukur saturasi oksigen.
Baca juga: Epidemiologi Peringatkan Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 di Luar Jawa dan Bali