Rabu, 22 April 2026

Olimpiade

FAKTA Unik Cabor Angkat Besi di Olimpiade Tokyo 2020: Kaburnya Atlet Uganda hingga Target Indonesia

Simak sejumlah fakta unik cabor angkat besi di Olimpiade Tokyo 2020, mulai dari target Indonesia hingga kaburnya atlet Uganda.

Editor: Doan Pardede
KOMPAS.com/PIPIT PUSPITA RINI
OLIMPIADE TOKYO 2020 - Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, berpose dengan medali perak yang diperolehnya di kelas 62 kg pada Olimpiade Rio 2016 di Riocentro Pavilion 2, Selasa (9/8/2016). Simak sejumlah fakta unik cabor angkat besi di Olimpiade Tokyo 2020, mulai dari target Indonesia hingga kaburnya atlet Uganda di dalam artikel 

TRIBUNKALTIM.CO - Angkat besi menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang diikuti Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Sebanyak 5 orang atlet angkat besi Indonesia akan berlaga di ajang tersebut. 

Siapa saja mereka? Simak profil Atlet angkat besi Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 dan informasi menarik lainnya di dalam artikel. 

Selain itu, simak juga sejumlah fakta unik cabor angkat besi di Olimpiade Tokyo 2020, mulai dari target Indonesia hingga kaburnya atlet Uganda.

Baca juga: INI Profil Atlet Angkat Besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Eko Yuli Irawan hingga Deni Baca

Indonesia belum pernah meraih medali emas

Dikutip dari Kompas.com, sejak pertama kali berpartisipasi pada 1952, cabang angkat besi Indonesia belum pernah meraih medali emas.

Sejauh ini (hingga Olimpiade 2016), cabang angkat besi Indonesia total telah menyumbangkan 12 medali, yakni 6 perak dan 6 perunggu.

Adapun pada Olimpiade Tokyo 2020, ada lima atlet angkat besi yang bakal tampil di pesta olaharaga internasional terbesar itu. 

Kelima atlet angkat besi Indonesia itu terdiri dari tiga lifter putra, yakni Eko Yuli Irawan (61 kg), Deni (67 kg), dan Rahmat Erwin Abdullah (73 kg).

Kemudian dua lifter putri yakni Windy Cantik Aisah (49 kg) dan Nurul Akmal (+87 kg).

Mereka akan berjuang memperebutkan medali di Olimpiade Musim Panas 2020 itu.

Olimpiade Tokyo 2020 akan mulai bergulir pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.

Baca juga: Dampak Virus Corona, Atlet Angkat Besi Kaltim Latihan Mandiri Dengan Barbel Terbuat Dari Semen

Pelatih Angkat Besi Indonesia: Semoga Lifter Kita Ada Peluang Raih Medali di Olimpiade Tokyo

Kontingen Indonesia pun telah mematangkan diri, bahkan satu kontingen berangkat terlebih dulu ke Jepang yaitu kontingen bulu tangkis.

Satu kontingen lain yang jadi andalan meraih medali yakni angkat besi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved