Virus Corona di Kaltim
Pemprov Kaltim Memohon Maaf Atas Kebijakan PPKM Level 4 dalam Pandemi Covid-19
Itulah yang terasa pada suasana salat Idul Adha 1442 Hijriah, di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Kaltim pada Selasa (20/7/2021).
Penulis: Nevrianto | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Seperti pada umumnya, hari raya Idul Adha lumrah dengan ucapan permohonan Maaf Lahir Batin.
Itulah yang terasa pada suasana salat Idul Adha 1442 Hijriah, di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda pada Selasa (20/7/2021).
Masjid yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur tersebut menggelar salat Idul Adha pada pukul 07.00 Wita.
Dilangsungkan secara serentak, sesuai intruksi Kemenag RI dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Baca juga: Berau PPKM Darurat, Pemotongan Hewan Kurban Idul Adha 1442 H Berlangsung Selama 3 Hari
Pengamatan TribunKaltim.co, turut hadir Plh Sekprov Kaltim, Jauhar Efendi yang mewakili Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor.
Saat itu, Jauhar Efendi memberi semangat dan mengutarakan permohonan maaf lahir batin.
"Tenangkan hati, tenangkan badan. Pengorbananannya ke masjid memakai pakaian sorban. Hikmah Idul Adha adalah berkurban, mari amalkan dalam sehari-hari," tuturnya.
Dia menuturkan, pada hari penuh berkah, Idul Adha, semoga diberikan rahmat dan berkah oleh Allah.
Baca juga: Berau Terapkan PPKM Darurat, Salat Idul Adha di Masjid dan Lapangan Resmi Ditiadakan
"Bersyukur bisa shalat Idul Adha. Kita bisa merayakannya. Solawat dan salam pada Nabi Muhammad," katanya.
Mesikpun dalam kondisi wabah pandemi Covid-19 dan PPKM diperketat, Jauhar Efendi mengingatkan 6 M.
Kata dia, ada 4 daerah yang terapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.
Yakni sebagai berikut:
- Kota Balikpapan
- Kota Bontang
- Kabupaten Berau
