Breaking News:

Berita Viral

Ayah Ibunya Meninggal karena Covid-19, Kisah Vino Bikin Ketua DPR RI Bersedih, Puan: Pilu Hati Saya

Kisah bocah berusia 10 tahun itu mengundang iba, baik dari masyarakat, pejabat setempat, maupun pejabat pusat, termasuk Ketua DPR RI, Puan Maharani

Editor: Christoper Desmawangga
Kolase TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN & TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN
Ketua DPR RI, Puan Maharani (kiri), dan Vino saat berjemur di teras rumahnya yang terletak di RT 04 Kampung Purworejo, Kecamatan Tering, Kutai Barat, Jumat (23/7/2021). Kisah Vino bikin Ketua DPR RI bersedih, Puan Maharani: Pilu hati saya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kisah bocah asal Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, Alviano Dafa Raharjo atau Vino terus menjadi perhatian publik.

Setelah kisahnya viral di media sosial, maupun media massa, kini berbagai bantuan dari beragam kalangan terus mengalir untuk anak malang tersebut.

Kisah bocah berusia 10 tahun itu mengundang iba, baik dari masyarakat, pejabat setempat, maupun pejabat pusat, termasuk Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Bahkan, politisi dari Partai PDI Perjuangan (PDIP) sampai meminta pemerintah agar mempercepat realisasi anggaran untuk penanganan Covid-19.

Tak hanya itu saja, Puan Maharani juga mendorong agar belanja tersebut satu di antaranya harus dipergunakan untuk perlindungan anak-anak Indonesia yang terdampak pandemi.

Baca juga: KISAH PILU Vino, Bocah yang Jalani Isolasi Mandiri Sendirian Karena Ayah & Ibunya Wafat Akibat Covid

“Anak-anak adalah salah satu kelompok yang paling rentan dalam pandemi ini. Mulai dari mereka yang terinfeksi langsung, ditinggal wafat orangtua, sampai mereka yang belajarnya terganggu karena pandemi,” kata Puan terkait peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh hari ini di Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Oleh karena itu, kata Puan, pemerintah harus memberi perhatian khusus terhadap anak-anak lewat serapan anggaran yang dipergunakan untuk melindungi anak-anak Indonesia dari dampak Covid-19.

“Perlindungan itu bisa dalam bentuk bantuan alat belajar online, santunan atau beasiswa bagi anak-anak yang ditinggal wafat orangtua mereka. Terlebih jika orangtua mereka adalah salah satu tenaga kesehatan yang gugur karena berjuang di garda terdepan menghadapi pandemi ini,” ucap Puan, seperti dilansir dari Tribunnews.com berjudul Ketua DPR Minta Anggaran Covid-19 Juga Digunakan untuk Perlindungan Anak.

Secara khusus Puan memberi perhatian kepada Vino, anak berusia 10 tahun di Kampung Linggang Purworejo, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, yang kehilangan kedua orangtuanya karena Covid-19.

Vino yang sekarang duduk di kelas 3 SD, kini sedang menjalani isolasi mandiri karena juga terinfeksi.

Baca juga: Nasib Vino, Bocah yang Ditinggal Wafat Ayah Ibunya Akibat Covid-19, Dapat Kejutan dari Orang Penting

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved