Breaking News:

Virus Corona di Berau

Ruang Terbatas dan Kasus Covid Melonjak, Pemkab Berau akan Maksimalkan RSD Eks Hotel Cantika Swara

Pemerintah Kabupaten Berau menambah jumlah kamar untuk penanganan terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid 19.

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Bupati Berau, Sri Juniarsih meninjau RSD eks Hotel Cantika Swara untuk melihat kapasitas ruangan yang dibutuhkan. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau menambah jumlah kamar untuk penanganan terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid 19.

Bantuan dari Dinas Sosial untuk kasur juga dibutuhkan.

Bupati Berau saat melakukan peninjauan di Rumah Sakit Darurat (RSD) eks hotel Cantika Swara menjelaskan bantuan dari Dinas Sosial menjadi antisipasi pihaknya, jika kondisi RSD maupun RSUD Abdul RIvai tidak mencukupi lagi.

“Ya ini bantuan dari Dinsos, ke depannya akan kami minta bantuan dari Kodim. Tapi ini belum dipakai, masih untuk jaga-jaga saja,” jelasnya kepada TribunKaltim.co, Minggu (25/7/2021).

Bupati Berau Sri Juniarsih mengakui, kondisi memang darurat, tapi sebisa mungkin pihak mereka bisa mencapai angka kesembuhan yang tinggi.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Masih Sangat Minim, Bupati Berau Sri Juniarsih Minta Stok Vaksin ke Pusat

Hal itu juga harus diimbangi dengan dukungan masyarakat.

Saat ini pihaknya sudah membuka ruang Anggrek di RSUD Abdul Rivai serta membuka Hall di RSD Ex Hotel Cantika, dengan pertimbangan kebijakan dari jumlah pasien yang ditangani.

“Di Anggrek ada 40 ruang, sedangkan di RSD Cantika juga ada 40 ruang,” terangnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Berau Iswahyudi menjelaskan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terus melonjak, membuat Pemerintah Kabupaten Berau harus bekerja keras untuk memastikan ketersediaan tempat dalam penanganan tersebut.

Kendati demikian, jika memang sangat dibutuhkan ruang perawatan lagi, RSD Cantika belum sepenuhnya dibuka.

“Jika berbicara ruang, Cantika baru digunakan sebanyak 50%, dan masih ada beberapa yang dibenahi untuk fasilitasnya,” tuturnya.

Baca juga: Evaluasi PPKM Level 4, Besar Kemungkinan akan Diperpanjang di Berau, Tunggu Instruksi Menteri

Iswahyudi menjelaskan, dalam kategori ruang Cantika sudah penuh, namun apabila dibutuhkan penambahan ruang secara darurat masih banyak ruang kosong yang dapat digunakan sebagai kamar perawatan.

“Tetap kami akan memaksimalkan ruangan yang tersedia,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved