Jumat, 24 April 2026

Virus Corona di Balikpapan

Dilema Belajar dari Rumah Para Pelajar Balikpapan, Lost Generation dan Lost Life

Dalam kesempatan talkshow virtual merayakan HAN, Kepala Disdikbud Balikpapan, Muhaimin, menyampaikan

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BELLA EVANGLISTA
PENDIDIKAN - Tangkapan Layar talkshow virtual HAN Tribun Kaltim, Senin (26/7/2021). 

"Karena tugas rumah yang diberikan bisa memicu permasalahan lain dan memberatkan orangtua yang harus menemani anak untuk mengerjakan PR," terangnya.

Baca juga: Covid-19 Renggut Nyawa Orangtua, Pendidikan Anak Yatim Piatu di Kaltim Perlu Diperhatikan

Muhaimin menjelaskan pelajaran sekolah tidak boleh dioper ke rumah.

Anak tidak harus diberikan tugas sesuai kurikulum yang ada. Namun dapat diberikan tugas sesuai kemampuan anak.

Parameter penilaiannya juga harus seimbang.

Saat ini kita akan lebih fokus pada kemampuan peserta didik.

Baca juga: Hari Anak Nasional 2021, Tantangan Orangtua di Masa Pandemi Ciptakan Lingkungan Bermain yang Aman

"Kami juga menyampaikan bahwa orangtua yang kesulitan menemani anak mengikuti kelas daring harus berkoordinasi dengan sekolah," katanya.

Setiap anak memiliki kemampuan dan karakteristik masing-masing, baik secara akademik maupun non akademik.

"Tugas kita adalah untuk menggali potensi tersebut," ujar Muhaimin. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved