Virus Corona di Balikpapan
Dilema Belajar dari Rumah Para Pelajar Balikpapan, Lost Generation dan Lost Life
Dalam kesempatan talkshow virtual merayakan HAN, Kepala Disdikbud Balikpapan, Muhaimin, menyampaikan
"Karena tugas rumah yang diberikan bisa memicu permasalahan lain dan memberatkan orangtua yang harus menemani anak untuk mengerjakan PR," terangnya.
Baca juga: Covid-19 Renggut Nyawa Orangtua, Pendidikan Anak Yatim Piatu di Kaltim Perlu Diperhatikan
Muhaimin menjelaskan pelajaran sekolah tidak boleh dioper ke rumah.
Anak tidak harus diberikan tugas sesuai kurikulum yang ada. Namun dapat diberikan tugas sesuai kemampuan anak.
Parameter penilaiannya juga harus seimbang.
Saat ini kita akan lebih fokus pada kemampuan peserta didik.
Baca juga: Hari Anak Nasional 2021, Tantangan Orangtua di Masa Pandemi Ciptakan Lingkungan Bermain yang Aman
"Kami juga menyampaikan bahwa orangtua yang kesulitan menemani anak mengikuti kelas daring harus berkoordinasi dengan sekolah," katanya.
Setiap anak memiliki kemampuan dan karakteristik masing-masing, baik secara akademik maupun non akademik.
"Tugas kita adalah untuk menggali potensi tersebut," ujar Muhaimin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/virtual-han-tribunkaltim.jpg)