Breaking News:

Virus Corona

Bukan Hanya Varian Delta Saja yang Berbahaya, Tapi Mutasi Virus Corona Lainnya Juga Mematikan

Salah satu varian yang sangat diperhatikan dan mencuri perhatian dunia adalah varian Delta, tapi varian lainnya juga tak kalah mematikan

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi petugas menunjukkan botol berisi vaksin Covid-19 yang disuntikkan kepada masyarakat Kota Balikpapan. Perlu diperhatikan, bukan hanya varian Delta saja yang berbahaya, tapi mutasi virus Corona lainnya juga mematikan. 

Dilansir dari CNN, Jumat (18/6/2021), menurut Dr. Scott Lindquist, ahli epidemiologi Washington, AS, mengatakan bahwa varian Virus Corona lain yang patut dikhawatirkan adalah varian Gamma atau P.1.

Varian Gamma ini sudah ditemukan di seluruh bagian AS.

Untuk kawasan dengan tingkat vaksinasi rendah, seperti di Washington timur, kasus Covid-19 dengan varian Gamma meningkat.

Sejauh ini, tidak ada varian yang menunjukkan kemampuan untuk menghindari efek vaksinasi secara penuh.

Namun, beberapa varian telah menunjukkan kemampuan untuk menginfeksi kembali orang yang sembuh dari infeksi Virus Corona original (jenis Virus Corona yang pertama kali diidentifikasi di Wuhan, Desember 2019) dan dapat menginfeksi orang yang baru divaksin sebagian (satu dosis).

Baca juga: Jangan Sepelekan Batuk, Kenali Gejala Virus Corona Sudah Sampai Paru-paru, Fatal Buat Pasien Isoman

Kendati demikian, para ahli vaksin sepakat bahwa orang yang divaksinasi lengkap memiliki respons kekebalan yang kuat dalam menjaga diri dari banyak varian.

Varian Gamma diklasifikasikan sebagai varian yang menjadi perhatian oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Varian Gamma yang juga masuk dalam variant of concern WHO dikhawatirkan karena menunjukkan bukti peningkatan penularan, penyakit yang lebih parah, efektivitas antibodi yang lebih rendah, efektivitas pengobatan yang lebih rendah, atau masalah diagnostik.

Menurut pelacak varian CDC sendiri, varian Gamma telah terdeteksi di setiap negara bagian AS. Sementara itu menurut John P. Moore, profesor mikrobiologi dan imunologi di Weill Cornell Medicine mengatakan bahwa sejauh ini varian Delta telah menunjukkan kemampuan yang lebih unggul dibanding varian lain dari Covid-10.

"Kami telah melihat pola varian Delta ini lebih menular dibanding varian lain. Kami melihatnya empat kali lebih menular," kata Moore.

Baca juga: Pasien Isoman Wajib Tahu, 5 Tanda Virus Corona Sudah Menyerang Paru-paru, Picu Infeksi Mematikan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved