Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Ratu Aren Kini Miliki Sertifikat Halal, Sebulan Produksi Gula hingga 1,5 Ton

Tingginya permintaan gula aren di pasaran mengakibatkan Ratu Aren yang memproduksi gula aren atau gula merah kewalahan memenuhi kebutuhan konsumen.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Kabupaten Kubar
Ratu Aren telah memiliki sertifikat halal. Setelah mengantongi sertifikat halal, banyak toko besar yang mengorder gula aren. 

TRIBUNKALTIM.CO - Tingginya permintaan gula aren di pasaran mengakibatkan Ratu Aren yang memproduksi gula aren atau gula merah kewalahan memenuhi kebutuhan konsumen.

Owner Ratu Aren, Wiwin Norhayati menjelaskan, setiap bulan mampu menghasilkan 800 kg hingga 1,5 ton gula aren.

Itu pun belum bisa memenuhi kebutuhan pasar.

Baca juga: Tower Listrik PLN Melak-MMB Segera Dibangun, Wabup Kubar Berharap Dikerjakan 2021

Brand Ratu Aren berasal dari Kampung Sakaq Tada, Kecamatan Mook Manaar Bulatan, memiliki produk seperti gula aren, gula semut, gula tapok, gula jahe, gula kunyit dan gula bawang Dayak.

Semua hasil produksi sudah dalam kemasan.

Ratu Aren saat ini sudah memiliki sertifikat halal.

Setelah mengantongi sertifikat halal, banyak toko besar yang mengorder gula aren Ratu Aren.

"Untuk memenuhi permintaan tersebut kami kewalahan. Jangankan memenuhi permintaan toko-toko, permintaan penjualan di rumah saja setiap harinya hingga 100 kg. Itu pun terkadang tidak mampu memenuhi permintaan," ungkap Wiwin.

Ratu Aren kini telah memiliki 10 orang mitra atau petani gula aren yang rutin memasok aren. 

Setiap bulan, Ratu Aren mampu memproduksi 800 kg gula aren hingga 1,5 ton gula aren.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved