Berita Balikpapan Terkini
FAKTA-FAKTA Penangkapan Pasutri Terduga Teroris di Balikpapan oleh Densus 88, Cek Keterangan Polisi
Fakta-fakta penangkapan pasangan suami istri alias pasutri terduga teroris di Balikpapan oleh Densus 88, cek keterangan Polda Kaltim.
Mereka diamankan Densus 88 di kawasan Balikpapan Baru, Kelurahan Damai, Balikpapan sekitar pukul 10.45 Wita.
Pasutri berinisial SN dan RR itu dibekuk Densus 88 saat melakukan perjalanan pulang ke rumah.
Baca juga: Detik-Detik Pencegatan Sepasang Terduga Teroris di Balikpapan oleh Densus 88, Lho Kok Ditabrak Kita?
Berikut sederet fakta terduga teoris ditangkap di Balikpapan yang sudah dirangkum TribunKaltim.co:
1. Keluarga terduga teroris langsung tunjuk kuasa hukum
Belum sampai di rumah, pasutri terduga teroris itu langsung dicegat petugas Densus 88.
Hingga akhirnya langsung diamankan aparat khusus penanganan teroris.
Anak terduga teroris, MD belakangan diketahui menggandeng Abdul Rais berserta tim guna menjadi kuasa hukum.
Kendati di Jakarta, Rais membenarkannya, "Kemarin saya dihubungi sekitar jam 17.30 Wita oleh keluarga, dalam hal ini anaknya. Keluarga meminta saya sebagai kuasa hukum dalam peristiwa penangkapan oleh aparat," ujar Rais melalui sambungan seluler, Minggu (15/8/2021).
Hanya saja, Rais tak banyak mengetahui perihal aparat yang melaksanakan operasi penangkapan tersebut.
2. Densus diduga tabrakkan mobil saat lakukan penangkapan
Disamping itu, dikonfirmasi terpisah, salah satu rekan di Tim Rais, Yudi Alimin turut membenarkan.
Ia mengatakan, RR dan SN bahkan sempat menghubungi MD saat perjalanan pulang.
Baca juga: Nasib Pasutri Terduga Teroris yang Diamankan Densus 88 di Balikpapan, Telpon Terakhir dengan Anak
Namun dalam perjalanan, sambung Yudi, diduga terjadi penangkapan oleh petugas dengan cara menabrakkan kendaraannya.
"Jam 10.47 Wita terakhir dia telpon sama anaknya. Nah pas bicara itu sempat ngomong, "Lho, kok ditabrak kita"," ucap Yudi mengulang lewat panggilan, Minggu (15/8/2021).
Lalu panggilan terputus, tanpa bisa dihubungi lagi. Hingga sekitar pukul 12.00 Wita, petugas tiba untuk menggeledah.