Breaking News:

PPKM, Antara Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

PPKM menjadi dilema. Di satu sisi sebagai upaya pengendalian penyebaran virus Corona (Covid-19), di sisi lain PPKM membuat kegiatan ekonomi terganggu.

Editor: Sumarsono
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi - Penyekatan jalan hanya akan diberlakukan selama dua jam saja. Efektif dimulai pukul 20.00-22.00 Wita saat PPKM Level 4.  

Oleh: Sumarsono *)

TRIBUNKALTIM.CO - PEMERINTAH tidak akan menghentikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebelum pandemi Covid-19 dapat tertanggulangi.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy seperti dikutip Kompas.com, Minggu (29/08/2021).

Muhadjir pun meminta masyarakat tidak berandai-andai PPKM akan dihentikan dalam hitungan beberapa hari atau pekan ke depan.

PPKM akan terus diberlakukan selama tingkat penyebaran Covid-19 masih menjadi sebuah pandemi di Indonesia.

Memang sejak keluar kebijakan PPKM Darurat untuk wilayah Jawa dan Bali pada 3 Juli, dan berubah menjadi PPKM Level 4, 3, 2 dan 1 masyarakat, terutama pelaku usaha menengah ke bawah seakan menghitung hari, kapan PPKM ini berakhir.

Baca juga: PPKM Jawa Bali Berakhir Besok, Apakah Diperpanjang atau Tidak? Inilah Data Covid-19 Sepekan Terakhir

PPKM menjadi dilema. Di satu sisi sebagai upaya pengendalian penyebaran virus Corona (Covid-19), namun di sisi lain PPKM membuat kegiatan ekonomi masyarakat terganggu.

  

Pemerintah akan segera membuat langkah-langkah yang didasarkan pada asumsi bahwa Covid-19 tidak akan hilang begitu saja.

Kasus Covid-19 masih akan untuk jangka waktu yang panjang, namun secara epidemiologi kasus-kasusnya sudah berubah menjadi kasus dalam bingkai endemi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved