Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Kendaraan Pengetap Solar Terindikasi Ikut Antri di SPBU, Polisi Berjanji Lakukan Lidik

Kepolisian Resor Kota Samarinda berjanji akan menyelidiki kendaraan roda empat yang disinyalir mengetap Bahan Bakar Minyak.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kondisi antrian di SPBU dengan nomor registrasi 64-751.04 di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kaltim, Kamis (2/8/2021). TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepolisian Resor Kota Samarinda berjanji akan menyelidiki kendaraan roda empat yang disinyalir mengetap Bahan Bakar Minyak (BBM), jenis solar yang ikut mengantri di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU

Rupa-rupanya bukan hanya satu SPBU saja yang diduga menerima para kendaraan pengetap BBM untuk kendaraan diesel ini.

Dari berita sebelumnya, muncul di media ini dan postingan tuntutan para sopir truk di media sosial kemarin.

Mereka ramai berkomentar agar pemerintah segera menertibkan kegiatan menyeleweng ini.

Baca juga: TENGOK Meme Kocak Demo Sopir Truk di Samarinda Bawa-bawa Janda Sampai Kesal dengan Pengetap SPBU

Postingan warganet ini terangkum jelas, bahkan ada yang melampirkan sebuah foto tindakan menyalahi aturan ini.

Jajaran Polresta Samarinda sendiri saat ditanya terkait hal ini tak banyak berkomentar.

Mereka hanya berjanji bahwa akan melakukan penyelidikan di beberapa SPBU Kota Samarinda, yang disinyalir adanya kendaraan pengetap yang mengantri.

Tak hanya SPBU dengan nomor registrasi 64.75.2.02, Jalan Bung Tomo, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda.

Baca juga: Angka Partisipasi PAUD di Samarinda Masih di Bawah Rata-Rata Nasional, Andi Harun Terbitkan Perwali

Hari ini, TribunKaltim.co, memantau SPBU dengan nomor registrasi 64-751.04 di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang, yang ramai dikomentari warganet di Facebook adanya pengetap BBM jenis solar.

SPBU yang berdekatan dengan Bigmall ini dinilai para sopir sangat merugikan karena juga disinyalir menerima para kendaraan pengetap.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved