Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Sekolah di Kutai Barat Segera Berlakukan PTM Terbatas

Pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di sekolah akan segera dilaksanakan sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Kutai Barat.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Kubar
Sekretaris Kabupaten Kubar Ayonius saat memimpin rapat koordinasi membahas pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah yang akan segera dilaksanakan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di sekolah akan segera dilaksanakan sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Kutai Barat.

Beberapa kabupaten/kota di Kaltim yang berada di zona PPKM Level 3 diizinkan untuk PTM terbatas mulai September 2021.

Sekretaris Kabupaten Kutai Barat, Ayonius Sp MM didampingi Plt Asisten I dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menjelaskan, Disdikbud harus memastikan terlebih dulu kesiapan sekolah-sekolah dan vaksinasi para tenaga pendidik.

Hal itu menjadi syarat utama untuk melaksanakan PTM terbatas.

Baca juga: Seluruh Elemen Harus Partisipatif Berantas Narkoba, Wakil Bupati Dukung Terbentuknya Desa Bersinar 

Sekretaris Kabupaten Kutai Barat, Ayonius mengemukakan hal itu saat rapat koordinasi di ruang diklat lantai 3 kantor bupati.

Turut hadir Plt Asisten II, kepala Dinas Kesehatan, perwakilan BPBD, serta kepala bagian di lingkungan setkab.

Sekolah-sekolah yang melakukan PTM terbatas harus menyiapkan sarana pencuci tangan dan lainnya.

Sekolah tersebut juga harus terus dipantau, jangan sampai setelah berjalan, protokol kesehatan menjadi kendur.

"Disdikbud harus melihat kesiapan sekolah yang akan melaksanakan PTM. Harus memantau kesiapan sekolah dengan cara berkoordinasi dengan kasi pendidikan kecamatan dan para pengawas, juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan maupun puskesmas," ujar Ayonius.

Baca juga: Stok Vaksin untuk Kubar Aman, Dinkes Usulkan Penambahan Kuota ke Provinsi

Diharapkan Disdikbud mendesain pola belajar mengajar dan berdayakan pengawas TK, SD dan SMP.

Hal ini merupakan awal yang baik untuk Kutai Barat.

"Mari bekerja dengan baik, karena peran pemerintah memberikan kesadaran kepada masyarakat. Walaupun ke depan ada pro dan kontra, kita berharap dengan pengawasan ketat bisa meminimalisasi kendala dan permasalahan," tambahnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved