Berita Nunukan Terkini

Wabup Nunukan Hanafiah Sampaikan Ranwal RPJMD Tahun 2021-2026

Wabup Hanafiah menyampaikan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nunukan tahun 2021-2026

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Wakil Bupati Nunukan, Hanafiah.TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Wujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Nunukan terpilih pada Pilkada 2020, Wabup Hanafiah menyampaikan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nunukan tahun 2021-2026.

Ranwal RPJMD itu disampaikan Hanafiah pada Rapat Paripurna ke-7 masa persidangan I di DPRD Nunukan, Selasa (07/09/2021).

"Sesuai Permendagri nomor 86 tahun 2017, pemerintah daerah wajib menyusun RPJMD yang penetapannya paling lama enam bulan sejak Bupati dan Wabup terpilih dilantik," kata Hanafiah kepada TribunKaltim.Co, sore.

Adapun visi Kabupaten Nunukan yang dimuat dalam RPJMD tahun 2021-2026 adalah mewujudkan Kabupaten Nunukan yang aman, maju, adil, dan sejahtera.

Sementara itu, enam misi yang ditetapkan sebagai berikut:

- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing;

- Meningkatkan infrastruktur untuk pemenuhan pelayanan dasar dan mendukung pertumbuhan ekonomi;

- Meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah yang berbasis pengembangan sumber daya lokal;

- Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui pelaksanaan agenda reformasi birokrasi;

- Meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup yang berkelanjutan;

- Mewujudkan tatanan kehidupan bermasyarakat yang aman, tertib dan tentram.

Baca juga: BP2MI Nunukan Ungkap Ratusan Pekerja Migran Indonesia yang Dideportasi dari Malaysia, Tak Punya NIK

Baca juga: Lanal Nunukan Beber 29 Pekerja Migran Indonesia Belum Disuntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Persembahan Lanal Nunukan, Sasar 130 Pekerja Migran Indonesia

"Kita jangan pesimis harus optimis dengan visi dan misi itu. Ada petunjuk yang sudah menjadi pedoman kita dalam menyusun RPJMD. Kita tidak boleh membuat RPJMD lepas dari aturan yang ada," ucap Hanafiah.

Hanafiah mengatakan, dirinya bersama Bupati Nunukan Asmin Laura berkomitmen untuk mewujudkan visi dan misi yang sudah disampaikan pada masyarakat saat Pilkada 2020 lalu.

"Visi dan misi kami harus dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Nunukan. Persoalan tercapai atau tidak kan ada alasan yang bisa dikemukakan saat evaluasi dan harus rasional. Visi dan misi itu jadi tanggungjawab moral kami kepada warga selama lima tahun ke depan," ujarnya.

Birokrat tulen di Nunukan itu menjelaskan, alasan pihaknya menyusun RPJMD tahun 2021-2026, sedangkan wacana Pemilu serentak bakal digelar tahun 2024 mendatang.

"Itukan masih simpang siur. Nomenklaturnya itu bupati dan wakil bupati terpilih Pilkada tahun 2020, nggak ada batasnya. Ketika mengacu pada undang-undang Pemerintahan Daerah nomor 23 tahun 2014 masa jabatan seorang bupati/ wakil Bupati itu lima tahun," tuturnya.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Nunukan, Kasus Positif Covid-19 Menurun 20 Persen, Pasien Sembuh Naik

"Jadi RPJMD disusun lima tahun ke depan. Persoalan nanti masa jabatan hanya sampai tiga tahun karena pemilu, itu persoalan lain. Ubah dulu undang-undangnya," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved