Minggu, 7 Juni 2026

Virus Corona di Samarinda

Kepastian Pembelajaran Tatap Muka, Pemkot Samarinda akan Pilih Beberapa Opsi Pembukaan

Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda mencanangkan beberapa metode pembukaan kembali Pembelajaran Tatap Muka

Tayang:
Editor: Budi Susilo
HO/PEMKOT SAMARINDA
Walikota Samarinda, Andi Harun saat mengunjungi kegiatan vaksinasi di SMPN 1 Samarinda, Kamis (9/9/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda mencanangkan beberapa metode pembukaan kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Asli Nuryadin, Disdik telah mengajukan beberapa metode tersebut kepada walikota.

Selanjutnya dijelaskan bahwa keputusan tentang kepastian pembukaan PTM kembali akan ditentukan walikota bersama saat menyetujui salah satu opsi yang diajukan.

Pertama akan buka serentak 85 sekolah yang kita proyeksi melalui Sekolah Tangguh Covid-19 (STC) itu, yang kedua, membuka 14 sekolah STC tahap pertama, ditambah 40 sekolah yang masuk STC tahap kedua.

Baca juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka, 1.037 Pelajar SMPN 1 Samarinda Disuntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Baru 10 Persen Divaksin Covid-19, Rencana Kampus UBT Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Walikota Andi Harun Tinjau Vaksinasi Pelajar di SMPN 1 Samarinda

"Paling aman, opsi ketiga kita buka 14 sekolah saja dari STC tahap satu," ungkap Asli saat dikonfirmasi pada kegiatan vaksinasi di SMP Negeri 1 Samarinda, Kamis (9/9/2021).

Sedangkan sekolah lain yang belum termasuk dalam daftar 85 sekolah tersebut tidak menutup kemungkinan juga akan dapat menyusul menyelenggarakan PTM asal sekolah tersebut siap dalam penerapan protokol kesehatannya.

"Bukan berarti sekolah yang belum diproyeksi itu menunggu lama, kita lihat dalam satu bulan akan dibuka secara bertahap seiring guru dan tenaga kependidikan divaksin dan level PPKM yang semakin menurun," ucap Asli lebih lanjut.

Terkait ketentuan sekolah yang dapat menggelar PTM harus mendapatkan izin dari satgas Covid-19 Kota Samarinda, Asli berujar dalam pengajuan opsi tersebut juga telah dilampirkan berikut daftar sekolahnya.

"Asumsi saya saat disetujui walikota sekaligus persetujuan dari Satgas karena walikota kan selaku ketua Satgas Covid-19 nya, sudah ada lampiran daftar sekolahnya juga," imbuhnya.

Dinas Kesehatan kota Samarinda pun telah mengkonfirmasi untuk bersinergi dalam pelaksanaan PTM nantinya.

"Kita telah koordinasi dengan semua puskesmas, yang memiliki wilayah penanganan di kecamatan atau kelurahan yang melingkupi sekolah di wilayah tersebut untuk membantu pengawasan dan penanganan medis dalam pelaksanaan PTM nanti," ungkap Ismed Kusasih selaku kepala Dinas Kesehatan kota Samarinda.

Sementara itu Walikota Andi Harun memberikan sinyal akan memilih opsi tengah dari beberapa opsi yang diajukan.

Menurutnya untuk saat ini sekolah belum memungkinkan dibuka seluruhnya secara serentak, karena setelah lama tidak dikunjungi siswa tentu perlu beberapa persiapan.

"Saya akan pilih salah satu opsinya, apakah dibuka seluruhnya, atau yang moderat kita buka separuhnya, atau hanya 14 sekolah saja," ujar Andi Harun saat ditemui awak media pada pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMPN 1 Samarinda.

"Sekolah lain akan menyusul, kita buka PTM secara bertahap dan terbatas sampai kita betul-betul dalam kondisi biasa," jelasnya.

Baca juga: PPKM Kota Samarinda Turun Level 3, Walikota Andi Harun Beri Sinyal Digelar PTM Terbatas

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved