Breaking News:

Virus Corona di Kukar

Sejak Dibuka, Rumah Sakit Darurat Gedung PKM di Kukar Tak Terisi Pasien Covid-19

Sejak dibuka gedung Putri Karang Melenu (PKM) Tenggarong Seberang menjadi gedung isolasi terpusat atau dialihfungsikan menjadi Rumah Sakit (RS) Sateli

Penulis: Aris Joni | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Sekretaris Dinkes Kukar, Ismi Mufiddah. Ia mengatakan sejak dibuka gedung Putri Karang Melenu (PKM) Tenggarong Seberang menjadi gedung isolasi terpusat atau dialihfungsikan menjadi Rumah Sakit (RS) Satelit Covid-19, hingga saat ini gedung tersebut belum terisi. TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Sejak dibuka gedung Putri Karang Melenu (PKM) Tenggarong Seberang menjadi gedung isolasi terpusat atau dialihfungsikan menjadi Rumah Sakit (RS) Satelit Covid-19, hingga saat ini gedung tersebut belum terisi.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ismi Mufiddah kepada awak media.

Diketahui, Gedung PKM yang dijadikan rumah sakit darurat tersebut digunakan untuk mengantisipasi tidak cukupnya ruang perawatan pasien Covid-19 di RSUD AM Parikesit dan Wisma Atlet.

Dikatakan Ismi, gedung PKM tersebut disiapkan saat kasus Covid-19 sedang besar-besarnya di bulan Juli dan Agustus lalu.

Namun, dia bersyukur hingga sekarang gedung PKM tersebut tidak sempat terisi pasien.

Baca juga: Kasus Covid-19 Turun di Kukar, Pemkab Tetap Perpanjang PPKM Level 4

Baca juga: Geber IKA Unmul Serahkan 1.250 Paket Sembako, Khusus untuk Warga Kukar Terpapar Covid-19

Baca juga: Majelis Taklim Aswaja Kukar Beri Bantuan Warga Terdampak Covid-19 di Muara Kaman dan Kota Bangun

“Alhamdulillah tempat itu belum sempat kita gunakan. Artinya, pasien masih bisa ditangani di RSUD dan Wisma Atlet,” katanya.

Ismi menambahkan, walaupun saat ini kasus Covid-19 di Kukar menurun, tempat tersebut tetap disiapkan guna mengantisipasi jika kembali ada lonjakan.

“Tapi kita nggak berharap ada lonjakan lagi ya. Mudahan sudah semakin menurun,” tuturnya.

Hanya saja, ucap dia, gedung PKM tersebut disediakan hanya untuk berjaga-jaga.

Pasalnya, dalam kasus Covid-19 tersebut pihaknya tetap harus menyiapkan rencana.

“Kita harus punya planning dalam kasus yang cukup gawat. Jadi kita sudah siap,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved