Berita Berau Terkini
Bupati Sri Juniarsih Tinjau Jalan Pesisir Berau, Berharap Mempersingkat Akses ke Tanjung Redeb
Bupati Berau, Sri Juniarsih, meninjau langsung pembangunan Tubaan, Tabalar Muara, Kabupaten Berau.
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau, Sri Juniarsih, meninjau langsung pembangunan Tubaan, Tabalar Muara, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, yang pengerjaannya sudah mencapai 80 persen pada Minggu 12 September 2021.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, menjelaskan pembangunan dari Ibukota Kabupaten yakni Tanjung Redeb, menuju Bidukbiduk terus dilakukan oleh Pemkab Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau.
Dijelaskannya anggaran yang digunakan menggunakan suntikan dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kalimantan Timur dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Bupati Berau sendiri mengungkapkan, terdapat enam segmen pengerjaan jalan menuju daerah pesisir Berau.
Baca juga: Soal Pergeseran Pejabat di Pemkab Berau, Bupati Sri Juniarsih: Dilakukan Secara Profesional
Baca juga: Berau Jalankan PPKM Darurat, Bupati Sri Juniarsih Beber Tempat Ibadah tak Ditutup
Baca juga: Bupati Berau Sri Juniarsih Temui Masyarakat dan Pemuda Kampung Gunung Sari, Ini Penjelasannya
Yakni Tanjung Redeb-Mantaritip, Mantaritip-Buyung Buyung, Buyung Buyung-Semurut, Semurut-Tubaan, Tubaan-Tabalar Muara serta Tabalar Muara-Biatan Bapinang.
“Jadi ada beberapa jalan yang tujuannya mempersingkan jalan dari Tanjung redeb ke beberapa titik,” jelasnya kepada TribunKaltim.co pada Senin (13/9/2021).
Ia melanjutkan, pengerjaan segmen yang saat ini dilakukan adalah mempersingkat jarak, menurutnya akses yang ada saat ini terlalu berkelok-kelok dan banyak melalui bukit yang tinggi.
Pengerjaan sesuai dengan standar dari Direktorat Bina Marga seharusnya jalur ketinggian di bawah 10 persen.
“Kalau lebih dari 10 persen nantinya akan menyusahkan kendaraan, terutama untuk kendaraan bermotor,” jelasnya.
Baca juga: Momentum Hardiknas, Bupati Sri Juniarsih Sebut Perhatian Pemkab Berau untuk Pendidikan Sangat Tinggi
Dengan adanya perbaikan ini, Sri berusaha membangun jalan yang sesuai dengan standar Bina Marga yang layak dilewati oleh seluruh kendaraan, tentunya berkoordinasi dengan DPUPR sebagai pelaksana teknis.
Sesuai dengan informasinya pada segmen Tubaan-Tabalar Muara yang awalnya berjarak 30 kilometer.
Pihaknya membuka jalur baru yang memangkas 17 kilometer jarak sehingga bisa menjadi 13 kilometer.
“Kita banyak memangkas jalur untuk mempercepat waktu tempuh,” sambungnya.
Baca juga: Jalan Tol Balsam Sepanjang 97,27 Kilometer, Balikpapan - Samarinda Bisa Ditempuh Maksimal 1,5 Jam
Ia mengaku segmen Tubaan-Tabalar Muara akan siap digunakan pada akhir tahun 2021 mendatang.
Menurutnya, jika seluruh segmen selesai maka diperkirakan waktu tempuh dari Kecamatan Tanjung Redeb menuju Bidukbiduk yang awalnya membutuhkan waktu 7 jam perjalanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pekerjaan-umum-dan-penataan.jpg)