Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Komisi III DPRD Kaltim Minta Pembangunan RS Korpri di Samarinda Bebas Banjir

Rumah Sakit Korpri rencananya akan dibangun di lahan dekat gor Sempaja Jl. Wahid Hasyim I, Selasa (14/9/2021)

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Rumah Sakit Korpri rencananya akan dibangun di lahan dekat gor Sempaja Jl. Wahid Hasyim I, Selasa (14/9/2021).

Wakil ketua Komisi III DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry mengatakan, pembangunan RS tersebut sudah dilaksanakan dalam waktu tiga bulan.

Berdasarkan kontrak yang dikerjakan, maka pembangunan RS tersebut harus selesai sebelum pergantian tahun.

Untuk itu ada beberapa hal yang harus dilakukan Dinas PUPR maupun kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

Salah satunya menyiapkan model bangunan yang tahan banjir.

Baca juga: Komisi III DPRD Kaltim Sebut Ada Kesalahan Pembacaan Data Pembangunan RS Korpri

Baca juga: Rencana Bangun RS Korpri di Sempaja Ditentang Komisi III DPRD, Lokasi Tak Cocok karena Rawan Banjir

Baca juga: Proyek RS Korpri Sempaja Dituding sebagai Program Hantu, Komisi III DPRD Kaltim akan Panggil PUPR

Selain itu, bangunan tersebut jangan menambah beban banjir di kawasan tersebut semakin parah.

"Tapi kita sudah meminta supaya betul-betul membangun ini bagaimana antisipasi terhadap banjir. Secara struktur mereka sudah atur dan mempresentasikan bahwa dia sudah mengukur voleme airnya, sudah ada mitigasinya sehingga tidak akan menyebabkan banjir semakin besar," ucapnya.

Dengan waktu yang hanya tiga bulan ini, pengawasan oleh komisi III DPRD Kaltim lebih diperketat.

Bahkan pihaknya memantau secara periodik proyek pembangunan tersebut agar berjalan semestinya dan mencegah terjadinya banjir yang semakin parah.

"Tapi mereka punya schedule sehingga antisipasi kami dari komisi III akan melakukan pengawasan berlanjut. Jadi nanti mereka melakukan mobilisasi alat, kemudian mengerjakan struktur kapan kami akan minta scedule nya sehingga bisa kami awasi secara periodik," katanya.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kaltim Rahmat Hidayat mengatakan ada alasan tertentu lahan tersebut dibangun di kawasan tersebut.

Pertama kawasan tersebut merupakan lahan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Selain itu pemilihan lokasi tersebut berdasarkan hasil konsultasi kepada ahli terkait lokasi yang pasti terhadap pembangunan RS Korpri yang baru ini.

Baca juga: Kaget tak Pernah Dengar Proyek RS Korpri Samarinda, DPRD Kaltim Sebut Program Hantu

Terkait masalah banjir, pihaknya sudah mengantisipasi hal tersebut agar kawasan rumah sakit tidak terdampak banjir pasca operasi.

"Sebetulnya sudah dijelaskan, nanti proyek ini tidak ada penutupan permukaan tanah dengan beton, kami menggunakan grassblok, kalau umum kan paving blok kan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved