Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

BPJS Kesehatan Gratis di Balikpapan Mulai Oktober, Tren Perpindahan Kelas 3 Meningkat

BPJS Kesehatan Kota Balikpapan mencatat peningkatan permintaan penurunan peserta ke kelas tiga

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
BPJS Kesehatan Kota Balikpapan mencatat peningkatan permintaan penurunan peserta ke kelas tiga.TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- BPJS Kesehatan Kota Balikpapan mencatat peningkatan permintaan penurunan peserta ke kelas tiga.

Hal tersebut terjadi menjelang rencana Pemerintah Kota Balikpapan yang akan menggratiskan iuran BPJS Kesehatan mulai Oktober 2021.

Namun, Kepala BPJS Kesehatan Kota Balikpapan, Sugianto mengatakan tren peningkatan perpindahan ke kelas 3 tidak signifikan.

“Yang pasti dibandingkan bulan-bulan sebelumnya ada peningkatan. Sebelumnya itu nol koma sekarang belum sampai satu persen,” ujarnya, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: 200 Ribu KK di Balikpapan Bisa Nikmati Program BPJS Gratis Kelas Tiga

Baca juga: Tak Semua Anggota Pansus DPRD Balikpapan Sepakat BPJS Gratis, Politisi PKS Ini Ungkap Alasannya

Baca juga: DPRD Balikpapan Dorong Program Pembayaran Iuran BPJS Gratis, Abdulloh: Pastikan Jangan Sampai Dobel

Berdasarkan data yang disampaikan jumlah peserta mandiri kelas tiga itu cukup banyak, ada sekira lebih dari 200 ribu.

Sementara berdasar pantauan BPJS Kesehatan Balikpapan, hanya ada 5 orang per hari yang mengajukan penurunan ke kelas tiga.

Menurutnya, ada juga syarat yang harus dipenuhi dan diperlukan untuk perpindahan kelas bagi peserta BPJS Kesehatan mandiri.

"Diantaranya sudah satu tahun tidak melakukan perpindahan kelas," terangnya.

Sampai saat ini, BPJS Kesehatan Kota Balikpapan juga masih menunggu data resmi dari pemerintah kota.

Yakni dalam rencana pelaksanaan program BPJS Kesehatan Gratis yang ditargetkan akan mulai dilaksanakan mulai Oktober ini.

Kordinasi juga masih terus dilakukan, terkait tindak lanjut rencana pelaksanaan program tersebut menyangkut kepastian data peserta yang akan di input.

Baca juga: Wacana BPJS Gratis di Balikpapan, Syukri Wahid:Jangan Sampai Tinggalkan yang Wajib Ambil yang Sunnah

"Hari ini kami berkoordinasi lagi, untuk menanyakan data yang sudah diproses karena memang kami tidak bisa langsung masuk ke database, sebab butuh waktu untuk melakukan pengantrean,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved