Banjir di Samarinda
Korem 091/ASN Berperan dalam Penanggulangan Banjir di Samarinda
Wujud keharmonisan TNI, pemerintah, dan masyarakat di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wujud keharmonisan TNI, pemerintah, dan masyarakat di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, tentu terus dibina.
Tujuannya untuk menciptakan kondisi yang kondusif di tengah masyarakat.
Prajurit TNI memiliki program pembinaan teritorial bertajuk komunikasi sosial.
Komando Resor Militer 091/Aji Surya Natakesuma (Korem 091/ASN), melakukan komunikasi sosial pada Kamis (16/9/2021).
Baca juga: Sabet Juara 1 Lomba Karya Jurnalistik Mabes AD, Korem 091/ASN Angkat Isu Desa Terisolir di Paser
Baca juga: Pengunjung Taman Samarendah Tak Pakai Masker Dibubarkan Patroli Sigap Korem 091/ASN Samarinda
Baca juga: NEWS VIDEO Korem 091/ASN Perintahkan Babinsa untuk Memantau Kegiatan PPKM Mikro Tingkat RT
Hal itu dengan konsen memperhatikan banjir yang beberapa hari terakhir terjadi di Kota Samarinda.
Bersama Pemkot Samarinda, pihak Kelurahan, kecamatan dan relawan, Korem 091/ASN melakukan komunikasi untuk ikut mengambil peran dalam penanganan banjir yang masih terjadi di wilayah Samarinda.
Korem punya satu program yang sifatnya rutin, melaksanakan komunikasi, hari ini mengangkat tema terkait dengan situasi yang menjadi perhatian di seputaran wilayah Korem.
"Nah, di Samarinda ini topiknya banjir," beber Komandan Korem 091/ASN, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, Kamis (16/9/2021) hari ini ditemui bersama Wakil Walikota Samarinda Rusmadi Wongso.
Baca juga: Anggota TNI AD dari Korem 091/ASN Gelar Operasi Pendisiplinan Prokes di Taman Samarendah
Komunikasi sosial yang dilakukan, digelar di Aula Wira Yudha, Markas Korem 091/ASN, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, juga menyampaikan bahwa Pemkot Samarinda melalui Wakil Walikota Samarinda Rusmadi Wongso sudah memaparkan bahwa sudah berperan dalam mengatasi permasalahan banjir.
Tentu pada kesempatan ini, dia pun menyampaikan langsung pada orang nomor dua di Samarinda tersebut, akan ikut mengambil peran dalam peristiwa yang tiap tahun masih terjadi di Samarinda ini.
Korem dengan kemampuan melayani, mendukung apa yang bisa diperbuat, tentunya, akan secara maksimal membantu.
Baca juga: NEWS VIDEO Pelepasan Rombongan Bantuan Kemanusiaan Korem 091/ASN oleh Brigjen TNI Cahyo Putro
Paling tidak mensosialisasikan dengan disiplin ke orang per orang melalui Babinsa sampai Koramil.
"Sehingga jadi satu budaya positif, sedikit apa pun yang dibuat, menjadi andil bisa mengurangi banjir," ungkap perwira berpangkat bintang satu di pundaknya ini.
Menyinggung dampak positif kerja sama penanganan normalisasi sungai karang mumus yang pernah dilakukan pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Kaltim dalam penanganan banjir, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro mengatakan bahwasanya masyarakat lah yang merasakan langsung hasil kerja pihaknya.
"Ya, tentunya yang merasakan langsung, lingkungan masyarakat kota samarinda sendiri, memang ada tanggung jawab karya bhakti bersama, sedikit yang diperbuat oleh Korem tetapi paling tidak nanti akan ada dampak dari masyarakat terutama di pinggiran Sungai Karang Mumus," ujarnya.
Baca juga: Korem 091/ASN Ajak Prajurit TNI Berbagi di Tengah Pandemi, Lewati Jalur Menantang Jangkau Perbatasan
"Kemarin Pak Wawali menyampaikan bahwa masyarakat sudah merasakan dampak (positif) dari kegiatan kita," sambung pria yang pernah berdinas di Kodam IV/ Mulawarman ini.
Terkait peranan prajurit TNI di wilayah masing-masing Koramil, sepekan terakhir ini juga ikut ambil peran bersama unsur Polri, Kecamatan, Kelurahan dan relawan agar masyarakat yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi di Kota Tepian terbantu.
"Kami sudah ada prosedur tetap semacam SOP, ketika ada bencana mendirikan posko dan dapur umum untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir maupun terkena bencana lain, dan sudah dilakukan Koramil bersama unsur terkait, yang terdepan para Babinsa," jelas Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro.
"Baik itu membawa bantuan-bantuan yang sudah diterima, atau perbuatan lainnya yang sifatnya membantu saat terjadi kebencanaan," sambungnya.
Baca juga: Silaturahmi Korem 091/ASN Tetap Terjaga dengan Insan Pers Samarinda Saat Pandemi Covid-19
Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro juga mengapresiasi relawan yang juga turun ketika permasalahan banjir ini terjadi.
Para relawan turun berdasarkan kemanusiaan, dan ikut membantu peranan pemerinah dan TNI-Polri. "Kita hormat (pada para relawan), begitu ada permasalahan langsung ikut membantu," tutupnya.
Wakil Walikota Samarinda Rusmadi Wongso saat ditemui usai komunikasi sosial bersama pihak Korem 091/ASN, saat diwawancara juga sempat memaparkan penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) dibeberapa kawasan Kota Tepian yang menjadi konsen pihaknya untuk menanggulangi permasalahan tahunan ini.
Banjir di Samarinda yang terjadi, ungkap mantan Sekdaprov Kaltim ini akan dilakukan pembenahan dengan pendekatan melihat DAS, disebutkannya program ini ialah pengendalian banjir berbasis DAS.
"Daerah DAS kan masih banyak, tadi saya menyinggung Benanga dan Sungai Karang Mumus, kemudian DAS Karang Asam besar dan kecil, termasuk Loa Janan serta Palaran, tentu kita akan benahi," terangnya.
Wawali Rusmadi Wongso juga sempat mengatakan pemanfaatan kembali lahan sungai mati, masih ada masalah sosial yang terjadi, bertanya terkait progres, dia mengungkapkan bahwa hal ini sudah rampung.
Bahkan rencana pengendalian banjir ini akan digarap dan ditargetkan selesai sebelum tahun 2022.
Untuk penyelesaian masalah sosial didahului dengan pengadaan tanah dan ini sudah selesai, kita sudah punya, dan sekarang proses pembebasan.
"Anggarannya juga kita siapkan, dan ditargetkan selesai sebelum tahun 2021 berakhir, karena kan dianggarkan di APBD," tutup Wawali Rusmadi Wongso. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/komunikasi-sosial-aula-wira.jpg)