Virus Corona di Kutim
Persiapan PTM di Kutai Timur, Wakil Bupati Kasmidi Bulang Minta Guru Segera Terima Vaksin Covid-19
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur akan mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) setelah mendapat kesepakatan dari Tim Satgas Covid-19
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur akan mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) setelah mendapat kesepakatan dari Tim Satgas Covid-19.
Penerapan PTM dicanangkan mulai berlaku di seluruh kecamatan yang ada di Kutai Timur sejak tanggal 20 September 2021 mendatang.
Demi mempersiapkan PTM, Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang meminta agar percepatan vaksinasi terhadap tenaga pendidik dapat segera dituntaskan.
"Untuk guru-guru yang belum vaksin, segera vaksin. Ini mengacu pada SKB 4 menteri, tenaga pendidik wajib divaksin," ujarnya, Kamis (16/9/2021).
Kasmidi Bulang menegaskan bahwa guru yang belum menerima vaksin Covid-19 tidak diperbolehkan mengajar secara tatap muka atau luring.
Baca juga: Gelar Vaksinasi Gratis di BPU Kutai Timur, Anggota DPR RI Ini Beri 1.000 Dosis untuk 500 Penerima
Baca juga: Update Covid-19 Kutai Timur Rabu 15 September, Kasus Aktif Sisa 235 Orang, 5 Kecamatan Zona Hijau
Baca juga: Kunjungi Beberapa Sekolah, Kadisdik Kutai Timur Periksa Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka
Kebijakan ini berlaku di seluruh sekolah baik negeri maupun swasta, baik di wilayah kecamatan maupun wilayah pusat pemerintahan Kabupaten Kutai Timur.
"Bagi guru yang tidak melakukan vaksin pada dirinya, boleh memberikan pembelajaran tapi hanya lewat virtual di rumah. Tidak boleh langsung terhadap anak-anak (luring)," ujar pria yang akrab disapa KB tersebut.
Ia mengungkap bahwa memang saat ini vaksinasi terhadap tenaga pendidik di Kabupaten Kutai Timur masih belum tuntas.
Oleh karenanya, masih ada waktu yang bisa digunakan para tenaga pendidik untuk mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 sebelum PTM diberlakukan.
"Makanya ini kan masih ada waktu sampai tanggal 20, kita minta guru-guru yang belum vaksin harus segera vaksin dan ini kita siapkan karena itu prioritas," ujarnya.
Baca juga: Ratusan Pelajar Terima Vaksin di Gedung PKK Kutai Timur, Kadinkes Target 100 Persen Sebelum PTM
Kasmidi juga meminta agar satuan pendidikan melakukan berbagai persiapan seperti pembersihan dan pengecekan kelayakan ruang belajar.
Selain itu, perlu digarisbawahi tidak semua satuan pendidikan secara langsung menggelar PTM melainkan perlu mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kutai Timur.
PTM ini direncanakan berlangsung di seluruh kecamatan dan diterapkan di semua tingkatan pendidikan mulai PAUD hingga Perguruan Tinggi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ptm-di-kutim-ilustrasi.jpg)