Berita Bontang Terkini
Berkat Kolaborasi Harmoni Bersama Pemkot Bontang, PT KNI Diganjar Penghargaan Prestisius Ini
Berkat kolaborasi apik bersama Pemkot Bontang, PT KNI diganjar penghargaan prestisius ini.
TRIBUNKALTIM.CO - Berkat kolaborasi apik bersama Pemkot Bontang, PT Kaltim Nitrate Indonesia diganjar penghargaan prestisius baru-baru ini.
Harmoni kolaborasi dalam pengembangan masyarakat itu mengantarkan PT Kaltim Nitrate Indonesia meraih penghargaan Nusantara CSR Awards 2021.
Program Hunting De SUN (Pencegahan Stunting Dengan Scaling Up Nutrition) adalah salah satu program yang memperoleh Penghargaan Nusantara CSR Awards 2021 dalam Kategori Peningkatan Mutu Kesehatan.
Ajang tingkat nasional ini, diselenggarakan oleh The La Tofi School of CSR dalam memberikan apresiasi kepada dunia usaha atau perusahaan yang konsisten dalam pelaksanaan program CSR yang berkelanjutan.
Gelaran Nusantara CSR Awards tahun ini mengusung tema "Merdeka Dari COVID-19 Dengan Kolaborasi".
Tema tersebut sangat relevan dengan program yang dijalankan oleh PT Kaltim Nitrate Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bontang beserta seluruh pemangku kebijakan dalam upaya penanganan COVID-19 secara masif dengan mengemas kegiatan penanganan dan mitigasi pandemi melalui program yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Baca juga: Diduga Terlibat Jaringan Narkoba dalam Lapas, 18 WBP dari Bontang Dipindah ke Lapas Samarinda
Baca juga: Krisdayanti Dapat Jempol Setelah Ungkap Nominal Gaji DPR, Bonyamin Saiman: Anda Berprestasi
Baca juga: Update Covid-19 Bontang Jumat 17 September 2021, Ada 74 Pasien Dinyatakan Sembuh, Satu Meninggal
Hunting De SUN adalah salah satu program kolaborasi yang dilaksanakan di masa pandemi yang dalam pelaksanaannya tetap patuh pada protokol COVID-19.
Program ini merupakan Kolaborasi PT Kaltim Nitrate Indonesia dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang dan Organisasi Istri Karyawan dan Karyawati PT KNI (ORIKKA KNI).
Kegiatannya adalah melakukan Gerakan Pencegahan Stunting dengan memberikan intervensi Scaling Up Nutrition di Kota Bontang.
Lokus yang dipilih adalah Kelurahan Berbas Tengah yang merupakan Prioritas 1 dalam penanganan stunting di Kota Bontang.
Dengan target sasaran program adalah bayi dibawah dua tahun (Baduta) yang mengalami kekurangan berat badan atau Baduta Underweight dan Ibu Hamil KEK (Kekurangan Energi dan Kalori).
Pada pelaksanaannya, ORIKKA KNI dan seluruh Kader Posyandu, Petugas Puskesmas dan Dinas Kesehatan mengambil peranan untuk melakukan pendampingan dalam berbagai kegiatan intervensi yaitu
a) Pemberian Makanan Tambahan (PMT) melalui suplementasi nutrisi.
b) Kelas KIMBAB PLUS (Kelas Integrasi Pemberian Makanan Bayi dan Anak Plus).
c) Kelas Ibu Hamil untuk Ibu Hamil KEK-Anemia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/penghargaan-prestisius-yang-diterima-pt-kni-belum-lama-ini.jpg)