Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Diduga Terlibat Jaringan Narkoba dalam Lapas, 18 WBP dari Bontang Dipindah ke Lapas Samarinda

Beberapa waktu lalu, Lapas Klas IIA Bontang memindahkan puluhan warga binaan pemasyarakatan

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Kalapas Narkotika Samarinda, Mokhamad Iksan, menyatakan, Lapas Klas IIA Bontang memindahkan puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) ke beberapa Lapas, yakni Lapas Narkotika Samarinda, Lapas Perempuan Kelas II A Tenggarong, dan Lapas Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (18/9/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Beberapa waktu lalu, Lapas Klas IIA Bontang memindahkan puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) ke beberapa Lapas, yakni Lapas Narkotika Samarinda, Lapas Perempuan Kelas II A Tenggarong, dan Lapas Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pemindahan tersebut terkait adanya dugaan keterlibatan para tahanan tersebut dalam jaringan narkoba dalam Lapas.

Kalapas Narkotika Samarinda, Mokhamad Iksan membenarkan hal tersebut saat dimonfirmasi media, Sabtu (18/9/2021).

Ia menyebut ada 18 orang WBP dari Lapas Bontang yang dipindahkan ke Samarinda.

Baca juga: Perketat Pengamanan, Lapas Klas IIA Tenggarong Pindahkan 49 Napi Narkoba ke Lapas Samarinda

Baca juga: Musnahkan Sabu dari Tangan Tersangka Sindikat, Kronologi Pengungkapan Libatkan WBP Lapas Samarinda

Baca juga: Dijanjikan Upah Rp 500 ribu, Wanita Hamil Ikuti Suami di Samarinda jadi Kurir Barang Haram

"Pemindahannya sudah dari dua minggu lalu," beber Kalapas M. Iksan kepada media.

Ia menjelaskan bahwa para WBP pindahan tersebut tidak langsung digabungkan dengan tahanan lama, melainkan harus menjalani karantina terlebih dahulu hingga dinyatakan aman.

"Jadi untuk sementara mereka masih di ruang isolasi. Bergabung dengan WBP lama itu tergantung berapa lama mereka akan diisolasi. Tapi biasanya satu bulan," terangnya.

M. Iksan juga menerangkan sebelum masuk karantina, 18 WBP tersebut sempat diberikan pertanyaan terkait apakah mereka benar terlibat jaringan narkoba di dalam Lapas Bontang.

Baca juga: Lepas Pengawasan, Napi Lapas Bontang Kendalikan Sabu Pakai HP Wartel di Sel Tahanan

"Katanya tidak. Tapi tetap saja kita tidak boleh percaya seratus persen omongan mereka," ucapnya lagi.

"Intinya, semua warga binaan yang ada di Lapas Narkotika harus kita waspadai," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved