Virus Corona di Balikpapan
PPKM di Balikpapan Batal Turun Level, Pemkot Evaluasi Aturan Penyekatan Jalan
Pemerintah Kota atau Pemkot Balikpapan menggelar rapat Muspida mengenai kebijakan PPKM Level 4 yang batal turun.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota atau Pemkot Balikpapan menggelar rapat Muspida mengenai kebijakan PPKM Level 4 yang batal turun.
Rapat tersebut akan mengevaluasi sejumlah kegiatan pembatasan. Diantaranya kebijakan penyekatan jalan di dalam kota.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan, Zulkifli.
Ia mengatakan, secara prinsip tidak ada perubahan mengenai aturan yang saat ini sudah diterapkan oleh pemerintah kota.
"Kalau yang lain sama, jam operasional lebih longgar, level 3 sudah boleh PTM kalau level 4 masih sebatas simulasi," ujarnya kepada Tribunkaltim.co, Selasa (21/9/2021).
Baca juga: PPKM Balikpapan Tidak Turun Level, Pedagang Kecil Resah
Baca juga: Balikpapan Batal Dapat Status PPKM Level 3, Walikota Rahmad Masud Pertanyakan Langsung ke Pusat
Baca juga: Harap Bersabar, Balikpapan Masih PPKM Level Empat, Samarinda Turun Level Dua
Kendati demikian, pemerintah Kota Balikpapan akan kembali mempertimbangkan sejumlah kelonggaran.
Seperti rencana pembukaan bioskop, meningkatkan kapasitas pengunjung di objek wisata dan Mal. Hal ini menyesuaikan aturan terhadap status level yang berlaku.
"Tadinya rencana membuma bioskop, tapi kita pertimbangkan betul. Masuk Mal juga sudah diarahkan pakai aplikasi peduli lindungi," jelasnya.
Berdasarkan rapat evaluasi terakhir bersama pemerintah pusat, Balikpapan sejatinya telah masuk ke dalam level 3 sejak pekan lalu.
Hal tersebut sesuai dengan data yang disampaikan pemerintah seiring menurunnya perkembangan Covid-19 di Kota Minyak.
Baca juga: PPKM Akan Terus Berlanjut? Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia Diprediksi Masih Terjadi Desember
"Memang Balikpapan penurunannya drastis, Menko Airlangga bahkan berharap bisa turun level 2 terkait Balikpapan sebagai tuan rumah liga dua," terangnya.
Adapun yang menjadi faktor Balikpapan batal turun level ialah faktor aglomerasi, kepadatan penduduk, dan capaian vaksin.
Namun, menurut Zulkifli di luar Jawa-Bali, aglomerasi hanya ada di Makasar dan Sumatera. Tidak berlaku di Kalimantan.
Sementara, kepadatan jumlah penduduk di Balikpapan juga tidak jauh dengan ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, yakni Samarinda.
Bahkan berdasar data, capaian vaksinasi Covid-19 Kota Balikpapan diklaim paling tinggi se Provinsi Kalimantan Timur.
Baca juga: Bulungan Kembali Masuk PPKM Level 4, Bupati Syarwani: Saya Juga Terkejut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/penyekatan-jalan-saat-ppkm-berlangsung.jpg)