Kamis, 9 April 2026

Bayi Dikubur dalam Pot Bunga

Pengakuan Ayah dari Bayi yang Dikubur dalam Pot Bunga, Ingin Tanggung Jawab tapi Ditolak NA

Pengakuan YR, ayah kandung dari bayi yang dikubur dalam pot bunga, ingin tanggung jawab namun ditolak NA.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Rita Noor Shobah

TRIBUNKALTIM.CO - YR, ayah bayi yang dikubur dalam pot bunga juga diperiksa polisi.

YR pun buat pengakuan, ia mengetahui NA hamil dan siap bertanggungjawab.

Namun NA menolak dan justru memutuskan hubungannya dengan YR.

Diberitakan sebelumnya, NA, mahasiswi universitas negeri di Samarinda mengubur bayi yang baru dilahirkannya di dalam pot bunga.

Kini, ayah biologis dari bayi perempuan yang dikubur ibu kandungnya dalam pot bunga mengaku tidak terlibat dalam kasus yang menimpa bayi malang tersebut.

Baca juga: UPDATE Kasus Bayi dalam Pot Bunga di Samarinda, Sang Ibu Ngaku Saat Anak Keluar Sudah tak Bernyawa

Baca juga: NEWS VIDEO Mahasiswi di Samarinda Kubur Jasad Janin Bayi dalam Pot Bunga

Baca juga: Kronologi Penemuan Janin di Sebuah Kamar Indekos Daerah Samarinda Ulu

Bayi itu dikubur ibu kandungnya dalam pot bunga dan ditemukan pada Rabu (22/9/2021) di kamar kos bernomor 202, Jalan Wolter Monginsidi, Gang 2, RT 22 Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Andika Dharma Sena, melalui Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu, Iptu Fahrudi menegaskan bahwa lelaki berinisial YR (25) tidak terlibat dengan upaya NA (25) menggugurkan kandungannya yang sudah berusia 9 bulan tersebut.

"Jadi Dia (YR) hanya dijadikan saksi saja. Karena memang saat ingin bertanggungjawab, si perempuan (NA) tidak mau. Alasannya berbeda keyakinan," kata Iptu Fahrudi kepada media.

Sementara itu, YR membenarkan bahwa dirinya merupakan ayah biologis dari bayi malang tersebut.

Namun hubungannya dengan NA (25) harus kandas, karena mahasiswi semester akhir tersebut yang mengakhiri sejak delapan bulan lalu.

"Kenal lewat aplikasi online, dan resmi pacaran sejak Agustus 2020 sampai Mei 2021. Itupun Dia (NA) yang memblokir Saya," terang YR kepada media.

Ia melanjutkan, NA sudah memberitahu dirinya jika sudah berbadan dua, hasil hubungan di luar nikah dengannya.

Saat itu YR mengaku tidak mempermasalahkan, justru sudah menghubungi pihak keluarga yang berada di NTT dan hendak bertanggungjawab.

"Orangtua Saya juga bilang bawa ke rumah. Tapi Dia (NA) bilang enggak mau. Saya dikatain enggak layak buat mendampingi dia," beber YR.

Baca juga: NEWS VIDEO Mahasiswi di Samarinda Kubur Jasad Janin Bayi dalam Pot Bunga

"Habis itu langsung pasang story dengan pacar barunya. Saya telepon malah marah-marah dengan kata-kata kasar dan langsung memblokir saya," lanjutnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved