Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Mahulu Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Sebut Jadi Andalan dan Target Prioritas Pemkab

Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu) menargetkan sejumlah program prioritas. Salah satunya, segera mewujudkan mewujudkan swasembada pangan di kabupaten ini.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Mahulu
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh didampingi Wakil Bupati Yohanes Avun dan kepala DKPP Mahulu ikut menanam padi saat launching bantuan tahunan Rp 2 juta per hektare secara simbolis bagi warga Mahulu yang membuka lahan pertanian kering adi gunung, Selasa (21/9/2021) lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu) menargetkan sejumlah program prioritas.

Salah satunya, segera mewujudkan mewujudkan swasembada pangan di kabupaten ini.

Hal itu disampaikan Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, S.H., M.E. saat menyerahkan bantuan tahunan Rp 2 juta per hektare secara simbolis bagi warga Mahulu yang membuka lahan pertanian kering adi gunung di Kampung Long Melaham, Selasa (21/9/2021) lalu.

"Fokus utama peningkatan sektor pertanian dan perkebunan menjadi sektor yang wajib diperhatikan mulai dari identifikasi lahan, intensifikasi dan ekstensifikasi lahan, proses penanaman dan perawatan, hingga kepada realisasi target yang telah ditentukan dalam mencapai swasembada pangan," urai bupati.

Baca juga: Wabup Mahulu Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kampung Ujoh Bilang

Bupati menegaskan, ini menjadi penting karena Mahulu adalah daerah otonom hasil pemekaran baru, yang harus memiliki komitmen untuk mampu berdiri di atas kemampuan sendiri pada bidang ketahanan pangan.

Selain itu, tujuan utama dari program ketahanan pangan ini adalah untuk meningkatkan produksi pertanian, terutama bahan pangan primer seperti beras, jagung, umbi-umbian termasuk sayur-mayur.

Bupati melanjutkan, meningkatnya produksi pangan lokal akan mengurangi ketergantungan warga Mahulu pada bahan pangan primer dari luar daerah.

"Diharapkan berkurangnya pasokan bahan pangan primer dari luar, maka keluarnya uang dari Mahulu ke daerah lain akan berkurang secara signifikan yang akan menambah jumlah peredaran uang di dalam pasar dan di masyarakat Mahulu," ujarnya.

Pada akhirnya, lanjut bupati, bertambahnya jumlah uang yang beredar akan memicu proses penciptaan lapangan kerja baru.

"Apabila semua faktor dapat teratasi, dengan bersinerginya pemerintah dan para petani, maka akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pelaku sektor pertanian dan urusan turunannya," tandas bupati.

Baca juga: Bupati-Wabup Kubar Ikuti Pembekalan dari Kemendagri, Khusus Kepemimpinan Kepala Daerah Terpilih

Penyerahan secara simbolis bantuan tahunan Rp 2 juta/hektar bagi warga Mahulu yang membuka lahan pertanian kering padi gunung dilakukan bupati didampingi Wakil Bupati Mahulu Drs. Yohanes Avun, M.Si. beserta Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan, S.E., M.BA.

Tidak hanya itu, juga dilakukan penanaman bibit padi bersama masyarakat Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved