Gadis Kutim Ditemukan Meninggal
Pelaku Pembunuhan Juwanah di Samarinda Terancam Hukuman Seumur Hidup
Perbuatan keji yang sudah direncanakannya ini bermotif ingin menguasai harta benda milik Juwanah
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
Rendi menyikut pipi kanan Juwanah dengan siku tangan kirinya, membuat korban memberontak dan pelaku semakin nekat.
Pelaku kemudian menindih tubuh dan memiting leher korban Juwanah dengan tangan kanan.
Tak sampai disitu, rencana pembunuhan yang dilancarkan ini, terus dilakukan pelaku dengan meraih pisau dapur berukuran panjang 10 centimer di cup holder mobil dengan menggunakan tangan kiri.
Lalu menghujamkan pisau ke bahu sebelah kanan Juwanah sebanyak tiga kali.
Aksi pembunuhan untuk menguasai harta benda korban Juwanah yang sudah direncanakan ini, masih berlangsung walau pelaku sudah menghujamkan tiga kali tusukan pisau.
Baca juga: Ayah Juwanah Berharap Pelaku Pembunuh Putrinya Dipenjara Seumur Hidup
Rendi lalu mengarahkan kendaraannya ke arah Kutai Kartanegara, melalui Jalan Suryanata, Kota Samarinda, dari taman tersebut.
Disitu, pelaku menusuk kembali korban Juwanah dibagian perut. Kondisi pada saat itu, korban belumlah meninggal dunia, dan bersimbah darah didalam mobil.
Keadaan Juwanah yang sekarat tidak memungkinkan untuk duduk tegak di kursi mobil, disitulah Rendi mengambil seutas tali rafia berwarna hitam yang juga sudah disiapkan untuk mengikat leher Juwanah di besi sandaran kursi, agar tidak mengundang kecurigaan kendaraan lain yang melintas.
"Pelaku mengikat tali rafia di bagian leher korban, saat itu memang masih hidup, hanya saja kondisinya sekarat," tegas AKBP Eko Budiarto.
Hingga akhirnya pada pukul 21.00 WITA sampailah pelaku di kawasan Jongkang, Jalan Eks Projakal, Kelurahan Loa Lepu, Kilometer 8, Jalan Trans Samarinda-Kutai Kartanegara, tempat dia meninggalkan jasad Juwanah yang sudah meregang nyawa.
Sebelum pelaku meninggalkan korbannya, pelaku sempat melucuti perhiasan Juwanah, yaitu gelang serta cincinnya dan mengambil dua buah ponselnya.
Setelah meninggalkan korban begitu saja, persisnya pada pukul 23.00 WITA pelaku menuju ke arah Tenggarong mengisi BBM dan pulang ke Kota Samarinda dengan kondisi kursi mobil yang masih penuh dengan darah.
Baca juga: Keluarga Juwanah Bantah Korban Pacaran dengan Pelaku yang Berprofesi sebagai Sopir Kantor
Dia juga sempat kembali ke tempatnya meninggalkan jasad Juwanah, memastikan korban sudah meninggal dunia sebelum memacu kendaraan pulang kerumah.
Pelaku Rendi juga mengatakan bahwa dia juga mencuci mobilnya saat sudah sampai dirumahnya di kawasan Pinang Seribu, Sempaja Utara, Kota Samarinda, Kaltim. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pelaku-kasus-pembunuhan-rendi098.jpg)