Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Rumah Sakit Korpri Mulai Dibangun, Isran: Kita Bangun untuk Rakyat

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor memimpin dimulainya pembangunan Rumah Sakit (RS) Korpri Samarinda.

Editor: Diah Anggraeni
Humasprov Kaltim/Adi Suseno
Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Sekda HM Sa’bani, Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji, dan Kepala Dinas PUPR Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda saat menekan tombol sirine peresmian dimulainya pembangunan Rumah Sakit Korpri di Jalan Wahid Hasyim, Senin (27/9/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor memimpin dimulainya pembangunan Rumah Sakit (RS) Korpri Samarinda.

Rumah sakit ini didirikan di lahan seluas 3.900 meter persegi dengan luas bangunan 4.639 meter persegi.

Nilai proyek rumah sakit ini Rp 43,3 miliar dan ditargetkan selesai dalam waktu 128 hari.

"Apa yang kita lakukan hari ini, tidak lain upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam hal kesehatan," kata Gubernur Isran Noor saat pemancangan tiang pertama pembangunan RS Korpri Samarinda di Jalan KH Wahid Hasyim, Sempaja, Samarinda, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Perkuat SP4N-LAPOR, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Mantan bupati Kutai Timur ini mengungkapkan bukan hanya membangun gedung baru, Pemprov juga mencoba merehabilitasi rumah sakit milik daerah lainnya, seperti RSUD Abdul Wahab Syahrani Samarinda.

Terlebih pada masa pandemi Covid-19 ini, menurut gubernur, keberadaan fasilitas kesehatan sangat penting, demi melayani masyarakat agar lebih optimal.

RS Korpri, diakuinya, menjadi salah satu rumah sakit representatif dan tidak dimiliki di daerah lainnya di Indonesia.

Bahkan, orang nomor satu Benua Etam ini pun berharap RS Korpri memiliki kekhususan dalam pelayanan kesehatan, agar masalah penyakit yang dialami masyarakat selama ini bisa teratasi.

"Setiap langkah pasti ada kendala, tapi jangan membuat kita berhenti. Apalagi, ini kita bangun untuk kepentingan masyarakat," harap Isran Noor.

Baca juga: Tingkatkan Kekebalan Tubuh Ibu Hamil, TP PKK Kaltim Gelar Vaksinasi Covid-19

Kepala Dinas PUPR Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda menjelaskan, proyek senilai Rp 43,3 M itu akan dikerjakan oleh kontraktor PT Telaga Pasir Kuta dan melibatkan konsultan supervisi PT Geomap Internasional Consultant.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved