Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Menjelang Tenggat, APBD Perubahan 2021 Disetujui Pemprov dan DPRD Kaltara

Berdasarkan aturan yang ada, APBD Perubahan harus disepakati maksimal 3 bulan terakhir tahun anggaran berjalan, atau pada akhir September 2021

TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI FAWDI
Wakil Ketua DPRD Kaltara Andi Akbar saat menyaksikan Sekprov Kaltara Suriansyah menandatangani persetujuan bersama Raperda APBD Perubahan Kaltara tahun anggaran 2021, Rabu (29/9/2021). (TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Satu hari menjelang waktu tenggat berakhir, DPRD Kaltara bersama Pemprov Kaltara akhirnya menyetujui rancangan Perda mengenai APBD Perubahan tahun anggaran 2021, pada Rabu (29/9/2021).

Berdasarkan aturan yang ada, APBD Perubahan harus disepakati maksimal pada 3 bulan terakhir tahun anggaran berjalan, atau pada akhir September 2021.

Persetujuan juga dilakukan setelah pada sehari sebelumnya, Pemprov Kaltara dan DPRD Kaltara telah menyepakati kebijakan umum anggaran prioritas plafon anggaran atau KUA-PPAS untuk perubahan APBD.

Wakil Ketua DPRD Kaltara Andi Akbar, selaku pimpinan sidang paripurna, bertanya kepada segenap wakil rakyat sebelum palu diketuk dan perubahan APBD disahkan.

"Dari meja pimpinan apakah rancangan perda tentang APBD perubahan 2021 dapat disetujui?" tanya Andi Akbar.

Baca juga: Realisasi APBD Kaltara 2021 Masih Rendah, Baru Capai 42 Persen di Sisa Waktu 3 Bulan

Baca juga: Realisasi APBD Kaltara Baru Capai 9 Persen, BPKAD Sebut Semester Satu Memang Lamban

Baca juga: APBD Kaltara 2021 Disetujui Rp 2,3 Triliun, Fokus Penanganan Covid-19

Serempak para anggota dewan yang hadir secara langsung maupun virtual menjawab setuju.

Dalam sambutannya, Sekprov Kaltara Suriansyah yang mewakili Gubernur Kaltara mengaku, berterima kasih atas dukungan pihak DPRD Kaltara dalam penyusunan perubahan APBD.

"Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama dan sumbang saran atas penyusunan APBD Perubahan 2021," kata Suriansyah.

Menurutnya penyusunan APBD Perubahan 2021 adalah tahun konsolidasi, mengingat di dalamnya termuat beberapa kegiatan yang disesuaikan di dalam RPJMD Kaltara.

Yang juga memuat visi misi dari Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara yang baru hasil Pilkada 2020 lalu.

Baca juga: Temui DPRD, Pjs Gubernur Minta Penyusunan APBD Kaltara Hendaknya Perhatikan Manfaat Bagi Masyarakat

"Penyusunan APBD 2021 ini adalah tahun konsolidasi, dimana dalam penyusunan terdapat dinamika pembahasan karena ada penyesuaian visi misi Kepala Daerah yang tertuang dalam RPJMD," terangnya.

Tak hanya itu, di dalam APBD Perubahan pihaknya memastikan anggaran terkait penanganan pandemi Covid-19 serta pemulihan dampak ekonomi masih dialokasikan.

"Dan di saat yang bersamaan dihadapi oleh pandemi Covid-19, maka beberapa sektor masih diutamakan seperti jaring pengamanan sosial, pembangunan sarana prasarana kesehatan, serta percepatan pemulihan ekonomi," tuturnya.

Diketahui dalam APBD Perubahan 2021 disepakati sebesar Rp 2.615.424.848.927 atau terdapat kenaikan dari APBD murni sebesar Rp 2.364.056.627.000. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved