Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Raperda Ketahanan Keluarga Diuji Publik, Ely Hartati: Komitmen untuk Meningkatkan Ketahanan Keluarga

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga diuji publik, Selasa (5/10/2021) kemarin.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Pansus Pembahas Raperda tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga saat melaksanakan uji publik di Hotel Platinum Balikpapan, Selasa (5/10/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga diuji publik, Selasa (5/10/2021) kemarin.

Kegiatan ini bertujuan mengakomodasi masukan dari berbagai pihak guna penyempurnaan draf raperda.

Baca juga: Seno Aji Hadiri Musrenbang Desa Manunggal Daya

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Raperda tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, Ely Hartati usai uji publik yang dilaksanakan di Hotel Platinum, Balikpapan.

"Tujuan utama regulasi ini dibentuk, yakni terwujudnya kualitas keluarga dalam memenuhi kebutuhan fisik material dan mental spiritual secara seimbang, sehingga dapat menjalankan fungsi keluarga secara optimal menuju keluarga sejahtera lahir dan batin," terang dia.

Selain itu, dengan adanya Perda Ketahanan Keluarga ini, diharapkan mampu memperkuat harmonisasi dan sinkronisasi dalam upaya pembangunan ketahanan keluarga yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.

"Kenapa ini penting? Karena, masih banyak kasus yang berkaitan dengan keluarga terjadi akibat lemahnya ketahanan keluarga, khususnya di Kalimantan Timur. Untuk itu, kita memiliki komitmen untuk meningkatkan dan membangun ketahanan keluarga. Dimulai dari sumber daya manusia yang berakhlak mulia, berkarakter, dan berdaya saing," jelas perempuan yang akrab disapa Ely ini.

Baca juga: Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-76 TNI, Makmur Sebut TNI Manunggal dengan Rakyat 

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Pansus, Fitri Maisyaroh. Menurutnya, ketahanan dan kesejahteraan keluarga adalah kondisi keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan serta mengandung kemampuan fisik materil, guna hidup mandiri, mengembangkan diri dan keluarga untuk hidup harmonis.

Lebih lanjut disampaikan politisi PKS ini, konsep ketahanan keluarga telah dicantumkan secara jelas dalam berbagai peraturan perundang-undangan.

Namun, sejauh ini belum tersedia ukuran yang berlaku secara universal untuk mengetahui gambaran tingkat ketahanan keluarga di Kaltim. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved