Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

PAUD dan TK di Balikpapan Boleh Sekolah Tatap Muka, Hanya 33 Persen dari Kapasitas

Pemerintah Kota atau Pemkot Balikpapan kembali memperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan protokol kesehatan.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi kegiatan PTM terbatas di Kota Balikpapan yang mulai dilaksanakan hari ini, Senin (11/10/2021) untuk semua jenjang pendidikan.┬áTRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota atau Pemkot Balikpapan kembali memperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan protokol kesehatan.

Kegiatan PTM terbatas di Kota Balikpapan yang mulai dilaksanakan hari ini, Senin (11/10/2021) rupanya untuk semua jenjang pendidikan.

Tidak terkecuali tingkat terhadap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan juga Taman Kanak-Kanak (TK).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Balikpapan, Muhaimin membenarkan perihal tersebut.

Namun, untuk PAUD dan TK sedikit berbeda dalam pelaksanaannya. Hanya diperbolehkan 33 persen dari kapasitas.

Baca juga: Walikota Tarakan Tegaskan PTM Digelar Usai PPKM Level 4 Turun

Baca juga: Hari Pertama PTM di Balikpapan, Siswa Gugup Hingga Lupa Bawa Buku

Baca juga: Wakil Walikota Samarinda Minta 80 Sekolah Tambahan yang Gelar PTM Tahap 2 Harus Siap Fisik dan SDM

“Kalau SD dan SMP masuknya maksimal 50 persen dari daya tampung. PAUD dan TK hanya boleh 33 persen atau dalam satu kelas maksimal diisi oleh lima anak,” ujarnya.

Selain itu, jika di SD dua jam dan SMP tiga jam dalam satu hari, maka untuk PAUD dan TK hanya diperbolehkan satu jam saja.

Dan dalam satu minggu hanya dua kali pertemuan tatap muka, selebihnya dilakukan melalui daring atau pembelajaran online.

“Untuk pengawasannya kita punya pemilik sekolah untuk PAUD dan TK. Kalau di SD dan SMP ada pengawasnya,” ungkap Muhaimin.

Nantinya riwayat kesehatan juga wajib dilampirkan. Misalnya, apabila dalam satu rumah ada yang sedang dalam terpapar Covid-19 maka tidak boleh hadir PTM. "Apapun alasannya enggak boleh,” tegasnya.

Baca juga: PTM Mulai Besok, Pedagang Pakaian Seragam Sekolah di Pasar Klandasan Balikpapan Ramai Pembeli

Persetujuan dari orangtua juga menjadi syarat utama. Sekolah tidak memaksa harus ikut belajar tatap muka. Jika memilih daring tetap akan dilayani oleh sekolah.

“Yang penting juga, kalau ada yang positif dalam masa pembelajaran maka kegiatan akan dihentikan selama 14 hari,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved