Breaking News:

Berita Kubar Terkini

Antrean Panjang di SPBU Daerah Kutai Barat, Pemkab Kubar Mencari Solusi

Terpantau sejak Senin hingga Selasa 12 Oktober 2021, antrean panjang kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU maupun APMS

Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Antrean panjang kendaraan di salah satu SPBU Belintut, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (12/10/2021). Warga di Kutai Barat kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Terpantau sejak Senin hingga Selasa 12 Oktober 2021, antrean panjang kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU maupun APMS yang ada di Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur

Menanggapi hal ini, Anton, penanggung jawab SPBU Belintut, Barong Tongkok angkat bicara sampaikan kepada TribunKaltim.co pada Selasa (12/10/2021). 

Dia jelaskan, pihak SPBU pun meminta masyarakat untuk tidak panik.

Sebab untuk Kubar, pendistribusian BBM dari Pertamina ini juga sudah mulai berjalan untuk dikirim.

Baca juga: Belum Kelar Masalah Kelangkaan BBM, Warga Krayan Dirundung Gelap Gulita Akibat Listrik Padam Total

Baca juga: Proses Distribusi Terkendala, Memicu Kelangkaan BBM di Kutai Barat

Baca juga: Tunggu Kehadiran Pemerintah, Masyarakat Krayan Nunukan Meminta Solusi Soal Kelangkaan BBM

Semalam tadi datang 1 mobil tanki kemudian siang ini juga 1 mobil tanki.

Nah, malam nanti juga akan datang sebanyak 2 mobil tanki BBM. Pertamina akan terus mendistribusikan BBM ini.

"Semoga besok (red-hari ini) sudah bisa kembali normal," ujarnya. 

Pemkab Kubar Terus Mengupayakan

Dia menyatakan, telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan menjelaskan pendistribusian BBM jalur laut melalui kapal yang tidak bisa bersandar.

Sehingga kuota BBM di hampir seluruh wilayah Kabupaten yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami kekurangan.

"Setelah berkoordinasi dengan pihak Pertamina, diketahui ada masalah dalam hal pendistribusian. Sehingga BBM ini sulit didapatkan sejak tiga hari yang lalu," jelas Edyanto Arkan.

Dia menyebutkan dari sisi Pemerintah Daerah pun akan tetap berkoordinasi dan meminta pendistribusian ini bisa kembali normal.

Baca juga: Kelangkaan BBM Bensin di Berau Kaltim, Bupati Muharram Sebut Jober Maluang Memang Sedang Kosong

Sebab BBM merupakan suatu kebutuhan yang memang penting bagi masyarakat.

"Pemerintah akan turut serta mengupayakan agar kelangkaan BBM ini tidak sampai berlangsung lama," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved