Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Promosikan Barang Hasil Curian, Residivis Kembali Ditangkap Polsek Samarinda Seberang

Polsek Samarinda Seberang kembali meringkus residivis Pasal 363 KUHP atau pencurian saat korban sedang tidur

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Suryadi (23) residivis pencurian kembali harus berurusan dengan kepolisian usai kembali melakukan aksi tangan panjangnya, Minggu (10/10/2021). TRIBUNKALTIM.CO/ RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Polsek Samarinda Seberang kembali meringkus residivis Pasal 363 KUHP atau pencurian di Jalan Ciptomangunkusumo, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir-Kota Samarinda, Selasa (12/10/2021) lalu.

Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Made Anwara melalui Kanit Reskrim Iptu Dedi Seftriadi menerangkan, tersangka yang diketahui bernama Suryadi (23) diamankan pada pukul 20.00 WITA di rumah orangtua angkatnya.

Kepada media, Iptu Dedi Seftriadi menerangkan kronologis pencurian dilakukan pada Minggu (10/10/2021), pukul 03.00 WITA saat korban bernama Firdaus Candra Kurniawan terlelap, dengan kondisi jendela kamar korban terbuka.

Melihat kesempatan itu, tersangka yang sudah mengawasi kediaman korban dengan secepat kilat mengambil tas yang berada di atas tempat tidur.

Baca juga: Ungkap Kasus Pencurian di Long Loreh, Tiga Personel Sat Reskrim Polres Malinau Terima Penghargaan

Baca juga: Dua Kali Ungkap Pencurian di Wilayah Hukumnya, Kapolsek Samarinda Seberang Ingatkan Warga Waspada

Baca juga: Aksi Pencurian dan Pemerkosaan di Bontang, Pelaku Residivis Ancam Korban Pakai Pisau Dapur

"Di dalam tas ada uang dan rokok elektrik korban. Nah semua barang berharga diambil, tasnya dibuang," terangnya kepada Tribunkaltim.co, Kamis (14/10/2021).

Tertangkapnya perbuatan pelaku usai korban melapor ke Mapolsek Samarinda Seberang bahwa telah kehilangan dompet berisi uang tunai sebesar Rp 2,5 juta bersama rokok elektrik senilai Rp 1,6 juta tersebut.

Iptu Dedi Seftriadi melanjutkan, korban berani melapor lantaran mengenali rokok elektrik miliknya yang dipasarkan tersangka di toko online senilai Rp 800 ribu.

"Jadi kita pancing tersangka dengan berpura-pura ingin membeli vape (rokok elektrik) yang dipasarkan itu, dan langsung kita ringkus pas janji temu," terangnya.

Di akhir Ia menambahkan bahwa kerugian korban mencapai Rp 4 juta korban.

Baca juga: Polisi Tangkap Buron Pencurian di Samarinda Ulu, Pelaku Juga Kena Kasus Barang Haram

"Semua uang hasil pencurian sudah dihabiskan tersangka untuk hura-hura. Juga dari hasil pengembangan, tersangka juga melakukan pencurian di beberapa tempat dan masih kita dalami," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved