Breaking News:

Mata Najwa

Video Pernyataan Polisi Diputar di Mata Najwa, Kenapa Korban Rudapaksa di Luwu Timur Batal Visum?

Acara Mata Najwa yang dipandu Najwa Shihab, Rabu (13/10/2021) malam, memutar video konferensi pers Mabes Polri terkait kasus dugaan ayah rudapaksa

Penulis: Justina | Editor: Syaiful Syafar
YouTube Najwa Shihab
Rezky Pratiwi, kuasa hukum korban tindak asusila di Luwu Timur saat manjadi bintang tamu dalam acara Mata Najwa, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Acara Mata Najwa yang dipandu Najwa Shihab, Rabu (13/10/2021) malam, memutar video konferensi pers Mabes Polri terkait kasus dugaan ayah rudapaksa anak kandung di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Dalam cuplikan video tersebut, Karo Penmas Divisi Humas Polri Rusdi Hartono mengungkapkan bahwa setelah melakukan interview pada Senin (11/10/2021), ditemukan keterangan bahwa terjadi peradangan di sekitar kemaluan korban.

Atas dasar itu, pihak kepolisian meminta kepada korban untuk melakukan pemeriksaan di dokter spesialis kandungan.

Pemeriksaan tersebut nantinya akan didampingi oleh ibu korban dan juga pengacara dari LBH Makassar.

Baca juga: Di Mata Najwa, Kuasa Hukum Korban Rudapaksa Ayah di Luwu Timur Ungkap Fatalnya Pemeriksaan Polisi

Baca juga: Tema Mata Najwa Malam Ini 'Apa Iya #PercumaLaporPolisi', Sorot Kasus Viral Rudapaksa di Luwu Timur

Sempat disepakati oleh ibu korban bahwa pemeriksaan akan dilakukan di Rumah Sakit Vale Sorowako.

Tetapi pada Selasa (12/10/2021), kesepakatan tersebut dibatalkan oleh ibu korban dan pengacara dengan alasan anaknya trauma.

Menanggapi pernyataan dari Karo Penmas Divisi Humas Polri, kuasa hukum korban Rezky Pratiwi membenarkan perihal pembatalan tersebut.

Rezky mengatakan bahwa penolakan itu dilakukan karena ia menganggap jika perkara harus dibuka dengan cara-cara yang memenuhi atau menjamin hak-hak dan perlindungan korban anak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved