Breaking News:

Virus Corona di Bulungan

Vaksinasi Covid-19 Masuk Desa di Bulungan, Dinkes Bentuk Tim Khusus

Guna mempercepat cakupan vaksinasi Covid-19 tingkat desa-desa yang ada di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI
Kepala Dinkes Bulungan, Imam Sujono, memberkan, guna mempercepat cakupan vaksinasi Covid-19, tingkat desa-desa yang ada di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, pihak Dinkes Bulungan akan membuat tim khusus. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Guna mempercepat cakupan vaksinasi Covid-19 tingkat desa-desa yang ada di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, pihak Dinkes Bulungan akan membuat tim khusus.

Tim yang terdiri dari Dinkes Bulungan, Polres Bulungan dan Kodim 0903 Bulungan ini nantinya akan menyasar desa-desa dengan cakupan vaksinasi yang masih rendah.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinkes Bulungan Imam Sujono, Rabu (20/10/2021) di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Timur. 

"Ke depan kita akan membuat tim khusus untuk melakukan vaksinasi untuk prioritas desa-desa yang cakupannya masih kecil," kata Imam Sujono kepada TribunKaltim.co.

Baca juga: Bulungan PPKM Level 3, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dilaksanakan Bersyarat

Baca juga: Cakupan Vaksinasi di Bulungan Sentuh 54%, Bupati Syarwani Targetkan Herd Immunity Minimal 70%

Baca juga: Dorong Vaksinasi di Bulungan, Kapolres AKBP Ronaldo Maradona Bagikan 1.000 Dosis Vaksin per Hari

"Nanti tim itu dari Dinkes Bulungan, Kodim dan Polres, jadi kami akan menyasar desa-desa," tambahnya.

Menurut Imam, berdasarkan pemetaan pihaknya, masih ada 12 desa dengan cakupan vaksinasi yang rendah.

Desa-desa tersebut tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Bulungan.

Mulai dari Tanjung Palas Hulu, Karang Jinawi, Karang Anyar, Sekatak Bengara, lalu Bunyu Barat, dan beberapa wilayah satuan permukiman atau SP Transmigran di Tanjung Palas Tengah.

Baca juga: Jelang Hari Jadi Bulungan, Dalam Satu Minggu Pemkab Targetkan 10.000 Warga Tervaksin Covid-19

"Nanti kita datang ke dua belas desa ini yang kita nilai raportnya masih rendah, jadi nanti kita percepatlah," ujarnya.

Lebih lanjut, guna memastikan ketersediaan vaksin, pihaknya juga telah mengajukan 30.000 dosis vaksin tambahan ke pemerintah pusat.

"Dan ini kami juga masih ajukan lagi vaksin, yang kami ajukan ada tiga puluh ribu, AstraZeneca 20.000 dosis, sama Sinovac 10.000 dosis," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved