Breaking News:

Virus Corona di Paser

Cakupan Vaksinasi di Paser Rendah, Minim Partisipan Penyaluran Dosis 2

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Paser I Dewa Made Sudarsana menyebutkan, saat ini cakupan vaksinasi di Kabupaten Paser masih cukup rendah

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Proses sebelum penyuntikan vaksin, yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser bekerjasama dengan pihak Rumah Sakit.TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Paser I Dewa Made Sudarsana menyebutkan, saat ini cakupan vaksinasi di Kabupaten Paser masih cukup rendah.

Walaupun ketersediaan stok vaksinasi di Kabupaten Paser mencukupi, namun untuk partisipan perlu dilakukan peningkatan. Minggu (24/10/2021).

Awal digencarkannya vaksinasi oleh Pemerintah, Kabupaten Paser masih terlampau jauh dari daerah lainnya.

"Kendalanya sebenarnya, dari sisi vaksin kita sudah cukup, cuman awal-awal vaksinasi ini memang kita jauh sekali tertinggal hasil cakupan vaksinasi kita," kata Dewa.

Dalam satu bulan, cakupan vaksinasi di Kabupaten Paser sudah naik 26 persen untuk dosis 2.

Baca juga: Puskesmas Manggar Baru Tiru Cara Binda Kaltim yang Gelar Vaksinasi Door to Door

Baca juga: Dana Rp 280 Juta untuk Vaksinasi Covid-19 Ibu Hamil di Bontang, Cakupan Baru 35 Persen

Baca juga: Vaksinasi Warga Perbatasan November 2021, Kadinkes Malinau: Distribusi tak Lagi Terkendala Ekspedisi

"Yang menentukan cakupan vaksinasi ini sebenarnya adalah dosis duanya, kalau dosis satu sudah mencapai sekitar 36 persen. Dosis dua kita ini yang rendah," bebernya.

Untuk menambah cakupan vaksinasi dosis 2 tersebut, perlu adanya kerjasama dengan pihak lain.

"Ini harus segera dikejar, makanya teman-teman sudah berkordinasi dengan pihak perusahaan untuk membantu capaian vaksinasi di Paser," tambahnya.

Paser sendiri dinilai tidak kekurangan stok vaksin, karena Dinkes Paser selalu berkoordinasi dengan Dinas Provinsi.

Kalau ketersediaan stok kurang atau habis, Dinkes Paser akan segera meminta ke di Provinsi untuk pengadaan vaksin.

"Bila kekurangan stok, kita akan segera minta ke dinas provinsi untuk pengadaan stoknya agar disediakan kembali untuk memenuhi capaian vaksin covid-19 kita disini," urainya.

Selain cakupan vaksinasi yang rendah, Paser juga memiliki Kendala lainnya seperti kekurangan ruang penyimpanan stok vaksin.

Dalam mengatasi masalah tersebut, Kadinkes Paser juga meminta pihak perusahaan untuk memberikan bantuan berupa ruang penyimpanan vaksin atau disebut Cold Chain.

Baca juga: Tak Perlu Surat Vaksin, Anak di Bawah 12 Tahun Sudah Boleh Naik Pesawat, Syarat Penerbangan Terbaru

"Sudah ada salah satu perusahaan sawit yang bersedia membantu kita 1 cold chain untuk penyimpanan vaksin, walaupun belum cukup tapi lumayan membantu kita," pungkas Dewa.

Untuk diketahui, Dalam 1 cold chain dapat menampung 1000 vial vaksin, sementara total vaksin yang bisa ditampung di Kabupaten Paser sebanyak 15 ribu vial. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved