Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

DPRD Kaltim Dorong Petani Sawit Sejahtera

Anggota DPRD Kalitim, Sutomo Jabir mengapresiasi pelatihan yang berkaitan dengan upaya meningkatkan pelayanan masyarakat dalam rangka mendorong terbit

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Pelatihan teknis fasilitasi bagi unit layanan di Kantor Kepala Kampung Labanan Makmur, Kabupaten Berau, Selasa (19/10/2021). Kegiatan ini dihadiri anggota DPRD Kaltim Sutomo Jabir. 

TRIBUNKALTIM.CO - Anggota DPRD Kalitim, Sutomo Jabir mengapresiasi pelatihan yang berkaitan dengan upaya meningkatkan pelayanan masyarakat dalam rangka mendorong terbitnya surat tanda daftar kebun (STDB).

Hal itu diungkapkan Sutomo Jabir di sela-sela kegiatan Pelatihan Teknis Fasilitasi bagi Unit Layanan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Sawit Rakyat Mandiri di Kantor Kepala Kampung Labanan Makmur, Kabupaten Berau, Selasa (19/10/2021).

Pelatihan tersebut didukung oleh SPOSKAHATI Indonesia, Asosiasi Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Leopart Kaltim, dan Dinas Perkebunan Kabupaten Berau.

Baca juga: Soroti Minimnya Ketersediaan Air Bersih, Hasil Serap Aspirasi Yusuf Mutafa di Balikpapan

Sutomo Jabir memberi arahan tersebut, sekaligus mendorong upaya mendidik masyarakat khususnya petani kebun sawit mandiri bisa memahami berbagai aturan penting.

Dicontohkan, adanya aturan bahwa perkebunan sawit dengan luasan di bawah 25 hektare tidak diwajibkan IUP sehingga menggunakan STDB.

Perusahaan pun tidak boleh lagi menerima buah sawit dari kawasan hutan atau perkebunan yang tidak ramah lingkungan, sehingga perlu didata dengan baik.

Baca juga: Pertama Kali Gunakan CAT, 53 Peserta Calon Anggota KPID Kaltim Tes Lanjutan

Politikus dari dapil Bontang, Kutim dan Berau ini juga menegaskan, tidak ada alasan petani sawit tidak sejahtera.

Sebab, selain harga sawit yang bagus saat ini, pemerintah selalu mendorong perusahaan atau pabrik sawit untuk memprioritaskan hasil sawit petani mandiri.

"Di era dimana animo masyarakat yang tinggi untuk berkebun sawit, tidak ada alasan petani mandiri tidak sejahtera" ungkapnya.

Baca juga: Sutomo Jabir Temui Warga Gunung Tabur, Sosialisasikan Perda Bantuan Hukum di Berau

Senada dengan Sutomo Jabir, Ketua Asosiasi Sawit Rakyat Mandiri Mufid Datussalam juga menilai positif kegiatan tersebut.

Ia menyebut masyarakat perlu dikawal dan didampingi agar mengetahui tata cara memperoleh STDB.

Dalam hal ini, sangat dibutuhkan kehadiran pemerintah maupun DPRD untuk memberikan edukasi kepada masyarakat pengelola sawit mandiri agar semua proses pengurusan STDB dipahami dan dipenuhi. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved