Breaking News:

Berita Penajam Terkini

Harga Minyak Goreng di Penajam Paser Utara Melambung, DPRD PPU Usul Beri Subsidi

Melambungnya harga minyak goreng di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Anggota DPRD PPU, Syamsudin Alie berharap pemerintah pusat dapat mengendalikan kenaikan harga minyak goreng di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang cukup menyulitkan warga, Selasa (2/11/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Melambungnya harga minyak goreng di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, belakangan ini juga turut menjadi perhatian bagi anggota DPRD PPU.

Anggota DPRD PPU, Syamsudin Alie berharap pemerintah pusat dapat mengendalikan kenaikan harga minyak goreng di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang cukup menyulitkan masyarakat.

Tentu ini menjadi beban ya, bagi masyarakat, terlebih di tengah pandemi Covid-19.

"Perekonomian masyarakat tentunya berdampak sekali," ujar Syamsudi Ali, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: Harga Minyak Goreng Melambung, Modal Pedagang Jajanan di Penajam Membengkak

Baca juga: Promo Indomaret Hari ini Kamis 14 Oktober 2021, Belanja Minyak Goreng, Beras hingga Keju Super Murah

Baca juga: Diduga Karena Tumpahkan Minyak Goreng, Seorang Ayah di Balikpapan Siram Air Panas pada Anak Kandung

Diketahui sebelumnya bahwa dalam Minggu ini harga minyak kemasan naik hingga Rp 5 ribu per liternya.

Dari harga Rp 15 ribu perbungkus menjadi Rp 20 ribu. Untuk minyak goreng 5 liter dari Rp 70 ribu menjadi Rp 90 ribu.

Menurut Syamsudin dengan kondisi melambungnya harga minyak goreng tentu sangat berdampak pada masyarakat menengah ke bawah.

Terlebih masyarakat sedang diterpa pandemi Covid-19.

Baca juga: Promo JSM Alfamart Hari ini Sabtu 19 Juni 2021, Minyak Goreng, Keju dan Pampers Anak Murah

"Saya minta pemerintah pusat dapat mengeluarkannya kebijakan untuk mengendalikan harga minyak goreng ya, karena minyak goreng adalah kebutuhan pokok," ujarnya. 

"Sebaiknya adalah subsidi untuk harga minyak goreng," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved