Berita Balikpapan Terkini

Waspada, Jumlah Penderita Hipertensi di Balikpapan Naik saat Pandemi Covid-19

Salah satu penyakit yang justru meningkat jumlah penderitanya saat pandemi di Kota Balikpapan yakni hipertensi.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty menyebutkan 10 penyakit yang sering diderita warga.

Salah satu penyakit yang justru meningkat jumlah penderitanya saat pandemi di Kota Balikpapan yakni hipertensi.

“Setahu saya dari 10 terbesar penyakit, (jumlah pasien) hipertensi malah jadi naik,” ujarnya, Selasa (2/11/2021).

Sementara itu, pada penyakit tidak menular seperti jantung termasuk stroke juga mulai dilakukan pengendalian.

Sebenarnya, pada dua tahun lalu pencegahan penyakit ini dilakukan dengan Gerakan Masyarakat (Germas).

Baca juga: Anda Suka Makan Pisang Kepok Rebus, Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Mencegah Hipertensi

Baca juga: Jangan Sepelekan Daun Buah Belimbing Wuluh, Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan Bisa Menurunkan Hipertensi

Baca juga: NEWS VIDEO Daging Kambing Picu Hipertensi? Mitos atau Fakta?

Mengingat adanya pandemi, sehingga sulit untuk melaksanakan program-program terkait pencegahan tersebut.

Selama pandemi Covid 19, jumlah pasien dari penyakit di luar Covid-19 memang mengalami penurunan.

Hal tersebut dikarenakan banyak masyarakat yang khawatir untuk memeriksakan penyakit yang dideritanya.

"Mereka khawatir malah dapat Covid di rumah sakit. Tapi nakes semua sudah divaksin ketiga, jadi tidak perlu khawatir,” imbuhnya.

Wanita yang kerap disapa Dio itu mengingatkan kepada masyarakat, agar program imunisasi terhadap anak tetap rutin dilakukan.

Baca juga: Ini Manfaat yang Didapat Jika Rutin Konsumsi Bawang Putih Panggang, Terhindar dari Hipertensi

Masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengunjungi fasilitas kesehatan seperti rumah sakit atau Puskesmas selama masa pandemi ini.

“Jangan takut untuk datang ke faskes, Puskesmas karena kadang masyarakat khawatir tertular Covid 19, jadi imunisasi yang lain harus dijalankan,” kata Dio.

Ia juga mengimbau, agar pada musim hujan ini masyarakat Balikpapan tetap waspada dengan penyakit demam berdarah.

Pasalnya, penyakit demam berdarah selalu meningkat di Kota Balikpapan, meski sampai saat ini penyakit demam berdarah masih terkendali. “Mohon waspada,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved