Breaking News:

Berita Kukar Terkini

Pemkab Kukar Transformasi Digital Penyaluran Non Tunai kepada Penerima Bantuan

Sejumlah program telah berjalan di Kabupaten Kutai Lartanegara (Kukar) dimasa pemerintahan Bupati Kukar.

Penulis: Aris Joni | Editor: Budi Susilo
HO/PEMKAB KUKAR
Kegiatan Sosialisasi uji coba transformasi digital integrasi bantuan sosial non tunai di Kukar, Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Sejumlah program telah berjalan di Kabupaten Kutai Lartanegara (Kukar) dimasa pemerintahan Bupati Kukar, Edi Damansyah dan Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin.

Tak hanya program terkait infrastruktur dan ekonomi saja, program sosial kemasyarakatan pun secara bertahap tengah dilakukan pemerintah daerah Kutai Kartanegara.

Salah satunya program transformasi digitalisasi dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kukar yang bekerjasama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI pada Kamis, (4/11/2021) lalu, telah menggelar sosialisasi uji coba Transformasi Digital Penyaluran Bantuan Sosial non-Tunai.

Baca juga: Pemkab Kukar Umumkan 3 Besar Peserta yang Lolos Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Baca juga: Pemkab Kukar Beri Insentif Selama Tiga Tahun Bagi Investor yang Ingin Kelola Pulau Kumala Tenggarong

Baca juga: Kredit Bunga Nol Persen Diluncurkan Pemkab Kukar bersama Bankaltimtara untuk Pelaku UMKM

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Hamly mengungkapkan, program sosial tingkat nasional sudah lama berjalan di Kukar.

Seperti Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah berjalan sejak tahun 2013 lalu yang pembayarannya dibayarkan melalui Kantor Pos dan kemudian beralih melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) pada tahun 2017.

Sementara ucap Hamly, untuk Program BPNT dimulai pada tahun 2018, yang merupakan penganti program Beras Sejahtera (Rastra).

Bahkan kadia, saat ini penyaluran bantuan sosial non tunai dilakukan untuk membangun metode penyaluran bantuan yang memudahkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di wilayah Kabupaten Kukar.

Baca juga: Pemkab Kukar Ingin Kesehatan Sebagai Acuan Susun Rencana dan Pelaksanaan Pembangunan  

“Jadi penyaluran non tunai ini untuk memudahkan masyarakat atau penerima bantuan,” katanya. Sabtu (6/11/2021).

Lanjut Hamly, Realisasi penyaluran alokasi bantuan PKH tahun 2021 dipilih dua kecamatan yang ada di Kukar yakni kecamatan Loa Janan dan Kecamatan Loa Kulu. Untuk kecamatan Loa Janan yang mendapatkan PKH, yakni Desa Loa Duri Ilir sebesar Rp 218.700.000 dengan realisasi penyaluran 99.1 persen yaitu Rp 216.775.000.

“Sedangkan untuk Kecamatan Loa Kulu yakni Desa Margahayu dengan alokasi PKH sebesar Rp 135.675.000 dengan realisasi penyaluran 99,7 persen yaitu sebesar Rp 135.300.000,” jelasnya.

Sementara itu, Perwakilan Kementerian Sosial RI, Ety Humaini mengatakan, tujuan dari uji coba transformasi digital ini adalah menguji rancangan dan mekanisme transaksi dalam penyaluran bantuan sosial non tunai.

Baca juga: Cegah Anak Stunting, Pemkab Kukar Prioritaskan Penanganan Kecukupan Gizi Perempuan Saat Hamil

Serta memastikan kesiapan dan keterlibatan semua pihak yang terkait termasuk pemangku kepentingan.

Kisaran besar bantuan uji coba ini untuk PKH diberikan sesuai besaran per penyaluran. Untuk program sembako sebesar Rp 200.000 per penyaluran.

"Kemudian bantuan subsidi LPG sebesar Rp 60.000, bantuan subsidi listrik sebesar Rp 50.000 per penyaluran,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved