Rabu, 22 April 2026

Berita Nasional Terkini

INILAH Jumlah Harta Kekayaan Luhut dan Erick Thohir yang Dituding Terlibat Bisnis PCR

Menko Marinves, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri BUMN, Erick Thohir, dituding terlibat dalam bisnis tes PCR, simak harta kekayaanya.

Editor: Ikbal Nurkarim
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN / Kompas.com
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir dituding terlibat bisnis PCR, segini harta kekayaannya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Masalah dugaan keterlibatan dua menteri Jokowi dalam bisnis tes PCR terus bergulir.

Diketahui, dua menteri itu yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Menko Marinves, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri BUMN, Erick Thohir, dituding terlibat dalam bisnis tes PCR.

Hal ini disampaikan mantan Direktur Publikasi dan Pendidikan Publik Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Agustinus Edy Kristianto, lewat Facebook pribadinya.

Dilansir Tribunnews, Edy mengungkapkan ada sejumlah nama menteri yang disebut terafiliasi dengan bisnis PCR, yakni Luhut dan Erick.

Keduanya diduga terlibat dalam pendirian perusahaan penyedia jasa tes PCR, PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI).

Baca juga: Jokowi Diminta Turun Tangan, Panggil Luhut dan Erick Thohir soal Tuduhan Terlibat Bisnis PCR

Baca juga: Luhut dan Erick Thohir Dilapor ke KPK Soal Bisnis PCR, Firli Beri Atensi Termasuk Laporan Formula E

Baca juga: NEWS VIDEO Saat Luhut dan Erick Thohir Dilaporkan ke KPK Terkait Bisnis PCR

Edy menjelaskan, PT GSI lahir dari PT Tiba Bumi Energi dan PT Toba Sejahtera, anak PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) yang sebagian kecil sahamnya dimiliki Luhut.

Selain itu, PT GSI juga dilahirkan PT Yayasan Adaro Bangun Negeri yang berkaitan dengan PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dimana 6,18 persen sahamnya milik Boy Thohir, saudara Erick.

Luhut sendiri telah membantah tudingan tersebut lewat akun Instagram pribadinya, Kamis (4/11/2021).

Lewat unggahannya, Luhut menegaskan ia tidak mengambil keuntungan pribadi dari bisnis PT GSI.

Lantaran, PT GSI yang merupakan perusahaan kewirausahaan sosial tidak bertujuan mencari profit bagi pemegang saham. 

"Saya tidak pernah sedikit pun mengambil keuntungan pribadi dari bisnis yang dijalankan PT Genomik Solidaritas Indonesia," jelas Luhut, dikutip Tribunnews.

"Sesuai namanya, Genomik Solidaritas Indonesia, memang ini adalah kewirausahaan sosial, sehingga tidak sepenuhnya bisa diberikan," imbuh dia.

Lebih lanjut, Luhut mengungkapkan partisipasi Toba Bumi Energi adalah wujud bantuan dari rekan-rekannya di Grup Indika, PT Yayasan Adaro, Northsar, dan lain-lain yang telah setuju membantu penyediaan fasilitas tes Covid-19 dengan kapasitas besar.

Baca juga: Ketua KPK Atensi Dugaan Korupsi Formula E & Bisnis PCR Dua Menteri Jokowi, Luhut dan Erick Terdesak

Soal menggunakan nama yayasan, kata Luhut, karena memang bantuan yang tersedia berasal dari perusahaan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved