Berita Kukar Terkini
Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Bangga, AM Idris Resmi Jadi Pahlawan Nasional
Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura XXI, Adji Muhammad Arifin menerima penganugerahan gelar pahlawan kepada Sultan Adji Muhammad Idris.
Penulis: Aris Joni | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura XXI, Adji Muhammad Arifin menerima penganugerahan gelar pahlawan kepada Sultan Adji Muhammad Idris.
Sultan Adji Muhammad Idris merupakan sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XIV.
Penyerahan gelar pahlawan nasional tersebut diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.
Mengenakan Jas hitam dan peci, Sultan Adji Muhammad Arifin berdiri dan berbaris bersama tiga perwakilan penerima anugerah pahlawan nasional lainnya.
Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura, Adji Muhammad Arifin mengatakan, dirinya beserta pihak kesultanan selaku ahli waris merasa bangga Sultan Adji Muhammad Idris bisa menjadi pahlawan nasional di tengah banyaknya raja-raja yang ada di nusantara ini.
Baca juga: Jadi Pahlawan Nasional, Pemkab Kukar akan Beri Penghargaan ke Sultan AM Idris
Baca juga: Isran Noor Bangga Sultan Aji Muhammad Idris Jadi Pahlawan Nasional
Baca juga: Hari ini Rabu 10 November Diperingati Hari Pahlawan Nasional, Ini 2 Puisi Karya Chairil Anwar
"Sultan Adji Muhammad idris ini juga merupakan pejuang yang berperang melawan dan mengusir VOC," ujarnya. Rabu, (10/11/2021).
Dirinya menilai, pemerintah pusat pasti bisa menilai raja-raja nusantara yang mana saja yang layak dan terbaik untuk dijadikan pahlawan nasional. Namun, dirinya tetap meminta pemerintah pusat dapat memperhatikan raja-raja yang ada dinusantara ini.
"Kita tidak menuntut hak-haknya kerajaan, tapi kita hanya minta diperhatikan," ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura, Awang Yacob Luthman mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memperjuangkan Sultan Aji Muhammad Idris hingga diberikan gelar pahlawan nasional.
"Pertama kusampaikan ucapan terima kasih dari pihak kesultanan pada semua pihak yang mendukung, terutama dalam administrasi berkas," ujarnya.
Baca juga: Dinobatkan Pahlawan Nasional, Pihak Kesultanan Sebut Sultan AM Idris sebagai Pemimpin Pejuang
Dia berterimakasih kepada semua pihak yang telah berjuang, terutama melengkapi proses administrasi berkasnya untuk mengusulkan Sultan Aji Muhammad Idris.
"Terima kasih juga kepada kawan-kawan tokoh budaya kita. Semua pihak berkepentingan dalam mengusung Sultan Aji Muhammad Idris menjadi pahlawan nasional, karena hal tersebut berbicara kalimantan timur," kata pria yang akrab disapa AYL.
AYL menjelaskan, nilai-nilai perjuangan Sultan Aji Muhammad Idris memang sangat besar, bahkan pihak kesultanan menganggap Sultan Aji Muhammad Idris sejatinya sebagai pemimpin pejuang.
"Bagi kami Sultan Aji Muhammad Idris bukan hanya pemimpin atau sultan biasa, tapi beliau malah meninggalkan seluruh jabatannya untuk mengusir penjajah pada saat itu yang mana belum ada negara kesatuan Indonesia," terangnya.
Lanjut AYL, Perjuangan Sultan ke-14 dalam melawan penjajah itu dianggap pihak kesulyanan sebagai bentuk perjuangan, sehingga pengajuannya sebagai pahlawan nasional untuk mewakili Kukar dinilai sangat layak.
Baca juga: PERNAH Buat Belanda Kebingungan, Kisah Pahlawan Nasional Cut Mutia yang Gambarnya di Uang Rp 1.000