Breaking News:

Berita Berau Terkini

Komisi I DPRD Berau Setuju Pemekaran Labanan Makmur sebagai Kecamatan Baru

Wacana pembentukan Kecamatan Labanan Makmur, dari pemekaran dari Kecamatan Teluk Bayur mendapatkan persetujuan sari DPRD Berau.

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Ketua Komisi I DPRD Berau Feri Kombong. Ia menyatakan dukungannya terhadap rencana penambahan Kecamatan Labanan Makmur, apabila usulan ini nantinya akan berdampak pada kemudahan pelayanan masyarakat. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Wacana pembentukan Kecamatan Labanan Makmur, dari pemekaran dari Kecamatan Teluk Bayur mendapatkan persetujuan sari DPRD Berau.

Hal tersebut diungkapkan, Ketua Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong.

Ia menyatakan dukungannya terhadap rencana penambahan kecamatan, apabila usulan ini nantinya akan berdampak pada kemudahan pelayanan masyarakat.

Ia menuturkan, tentunya pemekaran wilayah bukanlah suatu hal yang mudah dan membutuhkan kajian yang lebih mendalam.

Namun, pada dasarnya apabila memudahkan urusan masyarakat, maka tidak ada alasan untuk tidak mendukung rencana tersebut.

Baca juga: Pemekaran Kampung Labanan Makmur jadi Kecamatan, Didukung Pemkab Berau

Baca juga: Jembatan Timbang di Labanan Makmur Akan Dibangun, Pemkab Berau Hanya Siapkan Lahan

Baca juga: Labanan Makmur Siap Pemekaran Kampung, Wacanakan Jadi Bagian Dari Kecamatan Berau

“Kalau dari persyaratan sudah selesai semua, kami dari Komisi I setuju. Kenapa tidak dimekarkan. Saya kira ini bagus,” bebernya kepada Tribunkaltim.co, Minggu (14/11/2021).

Politikus Partai Gerindra ini mengingatkan, sebelum dilakukan pemekaran, jangan sampai mengganggu mekanisme di kecamatan induk.

Karena jika 4 kampung dari Teluk Bayur berpisah dan menjadi kecamatan baru, maka kecamatan Teluk bayur kehilangan beberapa kecamatan.

Menurutnya, hal ini yang harus diperhatikan. Namun, jika tidak menjadi masalah, maka prosesnya bisa dilanjutkan. Tetapi jika berdampak, maka harus ada inisiatif lain yang harus diambil pemangku kebijakan.

“Misalnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang memilih atau menetapkan kampung mana yang masuk kecamatan baru. Itu juga harus dilihat dari segi geografis wilayahnya juga. Keinginan kami, semua itu dapat berjalan tanpa mempengaruhi mekanisme lainnya,” bebernya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved