Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Milad Ke-109 Muhammadiyah Berlangsung di Hotel Tarakan Plaza, Ikut Berkontribusi Tangani Pandemi

Wali Kota Tarakan dr Khairul menghadiri resepsi Milad Ke-109 Muhammadiyah yang berlangsung di Tarakan Plaza, Minggu 21 November 2021.

TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
Wali Kota Tarakan dr Khairul bersama Ketua PW Muhammadiyah Kaltara Syamsi Sarman dan sejumlah pengurus foto bersama pada acara Milad Muhammadiyah ke-109 tahun 2021 yang digelar Minggu (21/11/2021). TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Wali Kota Tarakan dr Khairul menghadiri resepsi Milad Ke-109 Muhammadiyah yang berlangsung di Tarakan Plaza, Minggu 21 November 2021.

Pada acara ini, Wali Kota yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan berkesempatan menjadi narasumber dan memaparkan strategi dan sejauh mana penanganan Covid-19 di Kota Tarakan.

Adapun tema peringatan Milad Muhammadiyah ke-109 ini yaitu "Optimis Menghadapi Covid-19, Menebar Nilai Utama."

"Pertama saya ucapakan selamat kepada Muhammadyah, tahun ini berusia 109 tahun, usia cukup panjang. Organisasi yang tetap bertahan adalah organisasi yang cukup kuat dan memiliki proses pengkaderan yang baik sehingga bisa bertahan," ungkap Wali Kota Tarakan.

Karya Muhammadiyah selama 109 tahun bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. Mulai tempat ibadah, sekolah dan lainnya.

Baca juga: Ucapkan Milad ke-109 Muhammadiyah, Airlangga: Semoga Istiqamah dan Berkontribusi bagi Pembangunan

Baca juga: Puan Maharani Apresiasi atas Eksistensi 109 Tahun Muhammadiyah untuk Bangsa dan Negara

Baca juga: Milad 109 Muhammadiyah, Lengkap 20 Twibbon dan Kutipan Ucapan KH Ahmad Dahlan Siap Dibagikan

"Napasnya Muhammadiyah ada di Surah Al-Maun, memberikan makan anak yatim kemudian fakir miskin, itu bagian semangat awal milad Muhammadiyah tahun ini," bebernya.

Ia juga menambahkan, kebersamaan yang sudah terjalin, moderasi, berbagai penghargaaan terhadap nilai kemanusiaan itu juga bagian dari nilai utama dalam menjalani optimisme menghadapi Covid-19 sesuai tema diusung.

"Bekerja dalam diam adalah tagline Muhammadiyah, banyak bekerja sedikit bicara, itu yang sangat baik dalam kondisi dan situasi kita saat ini dan hang tengah dihadapi negara kita saat ini," ungkapnya.

Milad Muhammadiyah ke-109 tahun 2021 turut diperingati warga Muhammadiyah di Kalimantan Utara (Kaltara) pada Minggu (21/11/2021).

Milad Muhammadiyah sebenarnya jatuh pada tanggal 18 November. Namun Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Kaltara baru menggelar resepsi pada Minggu di Kayan Function Hall Hotel Tarakan Plaza.

Baca juga: Besok Muhammadiyah Berusia 109 Tahun, Ini Sejarah dan Daftar Ketua Umum dari Masa ke Masa

Milad kali ini turut dihadiri juga sejumlah sesepuh Muhammadiyah. Selain itu, hadir pula beberapa tokoh Islam seperti KH Zainuddin Dalila dan KH Muhammad Anas.

Milad Muhammadiyah tahun ini juga terasa bermakna karena dilaksanakan masih dalam situasi pandemi Covid-19. Karena itu, tema yang diambil masih berkaitan dengan Covid-19, yakni “Optimis Hadapi Covid-19, Menebar Nilai Utama”.

Tema ini wujud yang ingin disiratkan kepada keluarga besar Muhammadiyah agar tidak pasrah dalam menghadapi pandemi Covid-19, akan tetapi tetap berikhtiar.

“Makna milad tahun ini, kita tidak boleh lemah, Covid-19 ini harus kita hadapi dengan semangat, kita tidak boleh pasrah. Jadi harus tetap usaha, tetap semangat, covid-19,” ujar Ketua PW Muhammadiyah Kaltara Syamsi Sarman kepada awak media, Minggu (21/11/2021).

Adapun tema selanjutnya yakni “Menebar Nilai Utama”, dimaksudkan agar keluarga besar Muhammadiyah dapat berbagi di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: SEJARAH 18 November Berdirinya Organisasi Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan Resah Melihat Hal Ini

Impelementasinya kata Syamsi Sarman, selama ini Muhammadiyah sudah kerap melakukan berbagai upaya dan aksi nyata. Misalnya, turut menerjunkan kader-kader Muhammadiyah yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan untuk membantu melakukan pengobatan.

“Lainnya seperti membagikan alat kesehatan seperti masker baik di sekolah-sekolah, lampu merah, pasar dan lain-lain. Demikian juga hand sanitizer,” bebernya.

Sedangkan dari sisi ibadah, pihaknya membagikan sajadah kepada masjid. Sampai saat ini juga, masjid-masjid Muhammadiyah masih menerapkan protokol kesehatan dalam beribadah di masjid.

Mulai dari menjaga jarak dan memakai masker, adalah hal keharusan yang dilakukan petugas atatu pengurus masjid.

Berbicara di bidang sosial kata Syamsi Sarman, pihaknya membagikan kebutuhan pokok kepada warga yang melaksanakan isolasi mandiri.

Baca juga: Ketua Stiper Muhammadiyah Paser Nyatakan Sikap Tolak Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021

Menurut Syamsi Sarman, peringatan Milad Muhammadiyah ini dimaksudkan untuk menggembirakan warga Muhammadiyah.

“Sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Muhammadiyah punya tugas cukup berat. Sehingga dengan memperingati milad ini dapat memberikan kegembiraan dan semangat bagi warga Muhammadiyah,” ungkapnya.

Terhitung lebih dari 30 tahun bersama dan membesarkan Muhammadiyah di Kaltara, Syamsi Sarman menilai yang membuat organisasi ini unggul dan bertahan karena komitmen dalam hal melakukan kaderisasi.

“Selain itu dalam berusaha, ia memastikan tidak ada milik perorangan. Mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi, panti asuhan dan masjid, semua bernama Muhammadiyah,” ujarnya.

Lanjut pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketuan MUI Kaltara dan Ketua Baznas Kota Tarakan, Muhammadiyah telah mengelola sejumlah sekolah mulai dari TK hingga SMA, begitu juga dengan pondok pesantren.

“Saat ini juga sedang diproses pendirian Institut Sains dan Teknologi Muhammadiyah Tarakan. Sekarang masih proses di Dirjen Dikti,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved