Minggu, 10 Mei 2026

Berita DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Minta Pemkot Segera Perbaiki Jalan-jalan Berlubang di Tengah Kota

Komisi III DPRD Samarinda menyoroti jalan raya dalam kota di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, yang berada dalam keadaan berlubang

Tayang:
Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF
Jasno, anggota Komisi III DPRD Samarinda, mengungkapkan prihatin atas kondisi jalan berlubang di tengah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (23/11/2021) siang. TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Komisi III DPRD Samarinda menyoroti jalan raya dalam kota di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, yang berada dalam keadaan berlubang dan rusak di beberapa titik.

Ungkapan prihatin atas kondisi tersebut datang dari anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno saat ditemui di kantor DPRD Samarinda, Selasa (23/11/2021).

Ia menuturkan, kondisi berbeda dilihat oleh masyarakat saat berkunjung ke daerah lain yang memiliki jalan yang mulus.

Namun di Kota Samarinda jalan rusak dan berlubang justru ditemui di tengah kota dan jalan protokol.

Baca juga: Tahun 2022, DPRD Samarinda Ingin Proyek Multi Years Difokuskan Buat Penanganan Banjir

Baca juga: Anggota DPRD Samarinda Ahmad Vananzda, Minta Penilaian Pegawai Non ASN Berdasar Kinerja

Baca juga: Komisi III DPRD Samarinda Akan Tindaklanjuti Hasil Sidak di SPBU Terkait Antrean Truk Solar

Oleh sebab itu Jasno menginginkan agar Pemkot Samarinda tidak terkesan membiarkan kondisi jalan rusak tersebut dengan lebih responsif dalam melakukan perbaikan.

Dia beberkan, seringnya saling lempar, kita bilang itu wewenang provinsi, sedangkan provinsi mengatakan itu wilayah kota.

"Menurut saya kita juga malu ketika ada tamu datang dan jalan kita berlubang," ungkapnya.

Mereka dan masyarakat tidak mau tahu itu wewenang siapa.

Baca juga: Komisi II DPRD Samarinda Sarankan Pemkot Lebih Inovatif dan Kreatif agar PKL Mau Jualan di Pasar

"Tahu nya jalan Samarinda bagus, atau jelek," ungkap Jasno. 

Anggota dewan itu juga menyebutkan, beberapa jalan yang memiliki titik berlubang dan dianggap perlu untuk diperbaiki seperti Jalan Imam Bonjol, Jalan Gajah Mada, Jalan Panglima Batur, serta ruas jalan lainnya.

"Jangan saling menunggu, kan ada anggaran tanggap darurat, kalau sekiranya darurat silahkan dipergunakan untuk patching terhadap jalan berlubang itu," tegasnya.

Dengan keadaan anggaran Pemkot Samarinda yang terbatas, Jasno menilai jalan yang masih berlubang bisa dilakukan patching kepada titik lubangnya.

Ia prihatin karena menurutnya bagaimana membayangkan kondisi jalan di pinggiran kota yang lebih jauh jangkauannya dari pusat aktivitas masyarakat dan pemerintah.

Baca juga: Terus Rugi, Komisi II DPRD Samarinda Nilai BPR tak Punya Program yang Potensial

"Kalau di daerah lain jangankan di kota, kita masuk ke desa nya saja mulus-mulus jalannya, kita iri juga," katanya.

Makanya DPRD Samarinda akan hearing atau dengar pendapat dengan PUPR terkait. "Dengan ini untuk minta segera dibenahi," lanjutnya.

Pemkot Samarinda pada anggaran APBD perubahan tahun 2021 sendiri telah mulai melakukan perbaikan di beberapa ruas jalan dalam kota.

Seperti hal nya di jalan Awang Long, dan 3 ruas jalan lain ditergetkan bisa dikerjakan hingga akhir 2021 ini.

"Mudah-mudahan sebelum (APBD 2022) disahkan, kita bisa minta itu ke PUPR, sebelum tanggal 30 (November)," pungkas Jasno. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved